PEKANBARU (INSERTRAKYAT.com) — Sebuah video yang memperlihatkan percakapan antara seorang pengacara dan petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) jelang sidang lapangan sengketa tanah Nek Hasni (73) beredar luas di ruang publik. Dicurigai perbincangan dilakukan sebelum sidang pemeriksaan setempat (PS) kedua digelar di Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.
Dalam rekaman itu, terlihat pengacara berinisial D berbincang dengan petugas BPN berseragam hijau. Narasi yang beredar menyebut adanya dugaan pengaturan strategi sebelum sidang dimulai.
Jurnalis InsertRakyat.com, Romi, telah mengonfirmasi video tersebut kepada Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau, Kepala BPN Pekanbaru, dan petugas yang diduga berada dalam video.
Namun hingga berita ini diturunkan, pihak BPN belum memberikan tanggapan.
Adapun diketahui, Sidang lapangan pada sidang kedua perkara sengketa tanah Nek Hasni dan Rohadi memunculkan sejumlah kejanggalan. Di antaranya perubahan titik objek sengketa, batas lahan yang tidak jelas, serta teguran majelis hakim terhadap pihak penggugat.
Sebelumnya, pada sidang pertama, objek sengketa ditunjuk di bagian atas lahan dengan patok di kebun sawit. Namun pada sidang kedua, lokasi justru berpindah ke bagian bawah lahan, tanpa patok permanen dan hanya ditandai dahan serta pohon sawit.
Sementara itu, dalam pemeriksaan lapangan, pihak penggugat mengakui bahwa bangunan dan bedeng batu bata di lokasi merupakan milik Nek Hasni. Fakta ini menunjukkan penguasaan fisik lahan berada di tangan pihak tergugat.
Kasus ini telah dilaporkan Hasni bersama anaknya, Elsih Rahmayani, ke Kepolisian Daerah Riau pada Rabu (18/2/2026). Laporan tersebut terkait dugaan praktik mafia tanah atas lahan mereka di Muara Fajar Timur yang terdampak proyek Tol Pekanbaru–Rengat.
“Tanah kami terdampak proyek tol, tetapi uang ganti rugi justru dititipkan di pengadilan dengan data yang tidak jelas. Saya merasa dizalimi,” imbuh Hasni.
Sebelumnya pada sidang pertama, BPN sengaja tidak hadir,
baca selengkapnya; Sidang Kasus Sengketa Lahan Tol Pekanbaru – Rengat Membara
Hasni Melapor ke Mapolda Riau Terkait Sengketa Lahan Tol Pekanbaru–Rengat
Amplop Coklat “Hamil”, Sengketa Lahan Tol Pekanbaru–Rengat Masuk Fase Paling Sensitif
(Romi).



















