SINJAI, INSERTRAKYAT.com – Rumah milik pasangan suami istri Hamin dan Murni, sekitar 60 tahun, di Dusun Gori-Gori, Desa Bonto Katute, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, roboh akibat usia bangunan yang sudah tua. Peristiwa itu membuat keluarga tersebut kini terpaksa tinggal di sebuah gubuk sederhana sambil menunggu bantuan pemerintah.
Sementara itu, Bupati Sinjai, Hj Ratnawati Arif dan Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda belum buka suara. Keduanya telah dikonfirmasi melalui sambungan daring InsertRakyat.com, Sabtu pagi (12/7/2026).
Sebelumnya, Rumah warga miskin di Sinjai Borong itu roboh pada Jumat, 3 Juli 2026. Saat kejadian, penghuni masih berada di dalam rumah, namun seluruhnya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bonto Katute, Usran, menjelaskan rumah tersebut dihuni lima orang. Setelah bangunan tidak lagi layak ditempati, keluarga Hamin berpindah ke gubuk kecil untuk sementara waktu.
Kondisi ekonomi keluarga Hamin tergolong kurang mampu. Selama ini mereka tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
“Alhamdulillah, saat rumah roboh semua penghuni selamat,” ujar Usran seperti dikutip hari ini.
Kepala Desa Bonto Katute, Usbar, menjelaskan rumah tersebut roboh akibat usia bangunan yang sudah sangat tua dan bukan karena bencana.
“Untuk sementara keluarga tersebut tinggal di gubuk kecil. Rumah itu roboh bukan disebabkan bencana,” jelas Usbar.
Usbar menyampaikan pemerintah desa telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sinjai untuk menindaklanjuti kondisi keluarga Hamin. Ia juga memastikan keluarga tersebut merupakan penerima bantuan pemerintah melalui program BPNT.
Pemerintah desa kini menunggu tindak lanjut dari Dinas Sosial Kabupaten Sinjai agar keluarga Hamin yang rumahnya roboh akibat usia bangunan dapat memperoleh bantuan. (*).





