SEJUMLAH orang tua murid sekolah pendidikan formal di Kluet Utara mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai loyo. Menurut mereka, porsi minim, variasi terbatas, serta kandungan protein dan sayuran kurang. Para orang tua itu lalu khawatir terhadap gizi dan pertumbuhan anak-anaknya. Kamis (26/2).

“Selama Ramadhan, menu yang dibagikan hanya pisang, roti tawar, susu saset, dan telur ayam satu butir,” omel emak – emak. Mereka menyebut, meski anggaran pemerintah Rp 13-15.000 per porsi, kenyataannya anak-anak sering menerima kurang dari nilai Rp 10.000.

BACA JUGA :  BNN RI: Transaksi Narkoba Capai Rp 524 Triliun per Tahun, Setara Lima Kali Lipat Program Gizi Anak

Wali murid meminta transparansi pengelolaan, evaluasi program, dan penjelasan dari yayasan agar tujuan MBG benar-benar tercapai. Sementara, pihak Yayasan Permata Harapan Madani mengklaim menu sudah sesuai. “Maklum lah bang, itu emak – emak, menu MBG sudah sesuai kok,” singkatnya.

 

(Zam).

Ikuti kanal resmi Insertrakyat.com untuk update berita cepat, akurat, dan terpercaya: