GOWA, INSERTRAKYAT.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan pengolahan sampah modern melalui kerja sama dengan perusahaan asal Kanada, Portage Energy. Proyek berbasis waste-to-energy ini dirancang untuk mengolah sampah menjadi tenaga listrik bernilai ekonomi.
Rencana investasi tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, dan perwakilan Portage Energy di kediaman Wakil Bupati Gowa, Senin (27/7).
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyambut positif minat investasi tersebut. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi seluruh proses perizinan, penyediaan lokasi, hingga kelengkapan penunjang lainnya yang menjadi kewenangan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan terima kasih atas kunjungan Portage Energy terkait keinginan untuk membangun pengolahan sampah modern yang output-nya nanti menjadi energi terbarukan dan karbon. Kita dukung penuh untuk memastikan kesiapan izin, lokasi, serta kebutuhan-kebutuhan mereka,” ujar Darmawangsyah.
Ia menegaskan, kehadiran investor asing ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan visi pembangunan daerah, yakni Gowa Maju.
Di sisi lain, Chief Commercial Officer Portage Energy, Stephen Akpakwu, menjelaskan bahwa proyek waste-to-energy di Gowa bertujuan menyelesaikan dua permasalahan utama sekaligus, yakni mengurangi volume sampah dan memproduksi tenaga listrik.
“Kami melihat peluang yang baik untuk mencapai dua tujuan. Kami ingin memanfaatkan sampah dengan baik sekaligus menghasilkan listrik,” jelas Stephen.
Selain memproduksi energi, Portage Energy merancang proyek ini dengan pendekatan berbasis komunitas (community-driven). Langkah tersebut diambil agar proyek mampu membuka lapangan kerja baru dan mendistribusikan manfaat ekonomi secara langsung kepada warga setempat.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Inspektur Daerah Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Bagian Kerja Sama. Selanjutnya, kedua belah pihak akan membahas opsi solusi teknologi, model kolaborasi, serta detail teknis kebutuhan proyek secara berkala.
(Azhari)




