MOROWALI, Insertrakyat.com — Kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan. Korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Sinjai yang diduga sempat melakukan aksi pencurian sepeda motor sebelum menjadi sasaran amuk massa.
Menanggapi insiden berdarah tersebut, Anggota Komisi A DPRD Sulawesi Selatan dari Dapil V Bulukumba-Sinjai, Andi Ayu Andira, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengecam keras tindakan anarkis yang merenggut nyawa manusia. Ia menegaskan, kemarahan publik akibat dugaan kejahatan tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara kekerasan kolektif.
“Kami mendesak pihak Polres Morowali untuk mengidentifikasi seluruh pelaku pengeroyokan seperti yang tampak dalam video yang beredar, guna memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban,” tegas Andi Ayu Andira, Selasa (28/7).
Menanggapi desakan tersebut, Polres Morowali bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam. Wakapolres Morowali, Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, S.H., menyatakan bahwa jajarannya telah mengolah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa tujuh orang saksi di lokasi kejadian.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang. Kami sudah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi,” ujar Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa melalui Kasubsi PID Polres Morowali, ipda Sasri saat dikonfirmasi Insertrakyat.com, Selasa (28/7).
Dari hasil penyelidikan sementara, korban mengalami luka parah akibat hantaman kepalan tangan secara membabi buta dari para pelaku. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam insiden tersebut.
Seiring dengan penyelidikan yang berjalan, pihak kepolisian bersama DPRD Sulsel kembali mengimbau masyarakat agar senantiasa menahan diri. Warga diminta untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penegakan hukum sepenuhnya kepada aparat berwajib. Polres Morowali berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas peristiwa ini dan menangkap seluruh pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Editor: Azhari




