JAKARTA, INSERTRAKYAT.com —
Kabar gembira datang dari PT PELNI (Pelayaran Nasional Indonesia) Persero. Rabu, 7 Janua 2025.
Kapal PELNI telah mengangkut 5.154.080 penumpang sepanjang 2025.
Realisasi tersebut melampaui capaian tahun 2024 yang tercatat sebanyak 5.095.483 penumpang atau setara 101,15 persen.
Pada segmen kapal penumpang, PT PELNI melayani 4.472.918 orang atau mencapai 109,10 persen dari target 4,1 juta penumpang.
Sementara itu, layanan kapal perintis mencatat 681.162 penumpang, melampaui target 652.417 penumpang atau 104,41 persen.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, pada awal pekan bulan Januari 2026 di Jakarta.
Dominasi kontribusi penumpang berasal dari wilayah Indonesia tengah dengan capaian 2.109.876 penumpang atau 47,2 persen.
Wilayah Indonesia timur menyusul dengan porsi 1.317.237 penumpang atau 29,4 persen.
Capaian tersebut mendongkrak kinerja PT PELNI dalam menghubungkan wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan atau 3TP.
Sejumlah rute pelayaran mencatat volume penumpang tertinggi sepanjang 2025. Rute Belawan–Batam menjadi yang terpadat dengan 131.369 penumpang, diikuti Batam–Belawan sebanyak 124.143 penumpang.
Rute Makassar–Bau-Bau dan Bau-Bau–Makassar juga mencatat pergerakan penumpang signifikan, masing-masing 81.818 dan 71.192 penumpang.
Dari sisi pelabuhan keberangkatan, Makassar menempati posisi teratas dengan 382.982 penumpang, disusul Ambon, Bau-Bau, Surabaya, dan Tanjung Priok.
Sementara itu, pelabuhan kedatangan tersibuk juga didominasi Makassar, Ambon, Bau-Bau, Surabaya, dan Tanjung Priok.
Andayani mengklaim keberhasilan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan angkutan laut PT PELNI secara nasional.
“Ke depan, PELNI akan terus menjalankan peran strategis sebagai tulang punggung transportasi laut Indonesia,
sekaligus menjadi penggerak utama pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Nusantara,” kuncinya.















