Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK) menyalurkan bantuan sosial kepada Heru, warga Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, yang saat ini terbaring sakit di RSUD Sultan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba.
Tidak hanya Heru, enam anggota keluarganya juga dirawat di rumah sakit yang sama. Seluruh pasien tersebut hanya dijaga oleh sang ibu yang melayani kebutuhan mereka di ruang IGD. Kondisi ini disebut berakar pada keterbatasan akses, kemiskinan struktural, dan rendahnya edukasi kesehatan keluarga.
Srikandi GISK, Yatim Syamsinar, menyampaikan bahwa gerakan sosial ini merupakan bentuk aksi nyata empati lembaga untuk meringankan penderitaan, beban biaya, serta tekanan mental keluarga yang sedang berjuang melawan penyakit.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut juga menjadi wujud solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan, disertai doa dan dukungan moral agar mental pasien tetap kuat dan optimistis dalam proses penyembuhan.
Di tempat terpisah, Pembina GISK, Muh. Darwis Daeng Marola, menyampaikan bahwa membantu sesama merupakan bagian dari nilai ibadah dan tanggung jawab sosial yang harus terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai informasi, Heru dan seluruh anggota keluarganya telah dievakuasi dan dirawat di IGD RSUD Bulukumba pada Jumat petang, 27 Februari 2026.
Proses evakuasi dikomandoi langsung oleh Kepala Puskesmas Borong Rappoa Kindang, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tim Puskesmas Borong Rappoa, pemerintah desa, legislator, serta relawan Tasbir Tamaona. “Heru dan keluarga lekas sembuh,” demikian harapan GISK kata Darwis Daeng Marola yang juga merupakan Kepala Kantor Pos Cabang Selayar, Sulawesi Selatan. (*).






















