JAKARTA,– Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad intens dalam komunikasi politik termasuk dalam rencana pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Putri.

“Sudah ada obrolan agar pertemuan kedua tokoh segera terlaksana,” kata Dasco pada Minggu (6/4/2025), merujuk pada komunikasi yang terjalin antara elite Partai Gerindra dan PDI Perjuangan saat acara halalbihalal di kediaman Ketua MPR, Ahmad Muzani, Rabu (2/4).

Meski demikian, Dasco menyatakan bahwa waktu dan lokasi pertemuan masih dalam tahap pembahasan. “Yang pasti, tujuannya untuk silaturahmi dan mempererat hubungan antara keduanya,” bebernya.

BACA JUGA :  Prabowo & Ujian Kepemimpinan di Tengah Bencana

Sebelumnya, Ragowo Hediprasetyo atau Didit, putra Presiden Prabowo, telah mengunjungi kediaman Megawati dalam rangka Lebaran. Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah awal menjaga hubungan baik antar keluarga kedua tokoh nasional.

Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menilai peran Dasco dalam proses ini cukup sentral, terutama dalam hal komunikasi politik yang tidak terlihat di ruang publik.

BACA JUGA :  The Next Indonesia Emas, DPD ARUN Resmi Hadir di Sulawesi Selatan: Ruang Aspirasi Rakyat dan Pilar Perubahan!

“Perannya penting dalam menjembatani komunikasi lintas partai. Meskipun tidak menonjol di permukaan, ia memainkan peran strategis di balik layar,” ujar Yakub di Jakarta, Senin (7/4-25).

Yakub berharap pertemuan tersebut, nantinya dapat membuka ruang sinergi baru antara dua kekuatan politik nasional.

“Penting untuk menyatukan visi pembangunan agar energi bangsa yang tersebar tidak terbuang sia-sia dan dapat diarahkan pada agenda-agenda strategis demi kemajuan Indonesia,” kata Yakub yang juga merupakan petinggi APINDO Banten.

BACA JUGA :  Mendagri: BPS Dilibatkan dalam Strategi Ekonomi Daerah, Pemda Diminta Bergerak Demi Capaian Target Prabowo Subianto 

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi terkait agenda khusus dalam pertemuan tersebut. Namun komunikasi yang terbangun menunjukkan adanya iktikad positif dari kedua pihak untuk menjaga stabilitas politik di tanah air, pasca pemilu. (*)