DUA peristiwa gempa bumi terjadi pada Sabtu, 4 Januari 2026, dalam rentang waktu kurang dari satu jam, mengguncang wilayah Sumatera Selatan dan Sulawesi Utara.

Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa, gempa pertama berkekuatan magnitudo 4,4 terjadi pada pukul 03.00.36 WIB.

Pusat gempa berada di darat, sekitar 39 kilometer timur laut Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan kedalaman 17 kilometer.

BACA JUGA :  LBH HAMI Sultra Buka Posko Aduan untuk Korban Dugaan BBM Subsidi Oplosan di Kendari

Gempa ini dirasakan di wilayah Sukarami dengan intensitas II–III MMI, di mana getaran dirasakan oleh masyarakat di dalam rumah.

Selang sekitar 46 menit kemudian, gempa bumi kedua terjadi dengan magnitudo 5,1 pada pukul 03.46.57 WIB.

Pusat gempa berada 44 kilometer timur laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 102 kilometer.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS: Jaksa Agung dan Menteri Pertanian Bakal Gelar Konferensi Pers Program Swasembada Pangan Nasional

Gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun getarannya dilaporkan dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah sekitar.

Masyarakat di kedua wilayah diimbau tetap tenang namun waspada, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa.

Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum dapat dipertanggung jawabkan.

BACA JUGA :  Khawatir Tertimpa, Warga Berharap Pemda Sinjai Pangkas Tangkai Pohon di Jln Jenderal Sudirman

Hal demikian ditegaskan oleh BMKG melalui Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Dr Daryono, S.Si.,M.Si., melalui keterangan tertulis yang diterima Insertrakyat.com, pukul 05.13 WIB di Jakarta.

(Dio/Agy)

Ikuti kanal resmi Insertrakyat.com untuk update berita cepat, akurat, dan terpercaya: