BANDUNG, InsertRakyat.com — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat akhir pekan. Peninjauan tersebut mencakup ketersediaan barang kebutuhan pokok, komoditas bersubsidi, dan layanan yang disediakan melalui koperasi.
Di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Bima menyebut kepala desa, ketua koperasi, dan manajer operasional sebagai pihak yang berperan dalam menjalankan kegiatan koperasi.
“Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, di sini ada Pak Kades, kemudian dengan Ketua Koperasi dan juga manajernya,” ujar Bima.

Peninjauan turut memperhatikan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog, LPG dari Pertamina, serta layanan token listrik dari PLN.
Dukungan badan usaha milik negara (BUMN) dan pemerintah daerah disebut berkaitan dengan penyediaan komoditas tersebut.

Bima mengatakan KDKMP tidak dibentuk untuk bersaing dengan toko kelontong maupun minimarket komersial.
Koperasi itu diarahkan untuk membantu penyaluran bantuan sosial dan barang bersubsidi kepada masyarakat yang membutuhkan
Dari sisi operasional, kecukupan persediaan dan kelancaran pasokan menjadi hal yang perlu dievaluasi.
Bima menyebut masukan masyarakat akan menjadi bahan perbaikan, terutama terkait ketersediaan barang.
“Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya,” kata Bima.

Warga menyambut dengan antusiasme kunjungan Bima. Selain KDKMP Desa Cangkuang Wetan, peninjauan mencakup KDKMP Citaman, KDKMP Desa Bojongloa, serta KDKMP Desa Padalarang di Kecamatan Padalarang.
Penulis : Anggytha/Agy
Editor : Supriadi supriadi


