SINJAI,— Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda meminta pemerintah pusat dalam hal ini Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa mengkaji ulang kebijakan efisiensi anggaran, karena sangat berdampak pada Masyarakat, Rabu (29/4/2026)
Menurut Andi Mahyanto, aktivitas pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Ia mencontohkan salah satu sektor seperti Infrastruktur jalan dan jembatan.
Proyek-proyek tersebut, kata dia, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menyerap tenaga kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Jika anggaran terus dipangkas, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah kebutuhan pembangunan yang tinggi, banyak infrastruktur daerah yang membutuhkan perbaikan segera. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
Andi Mahyanto mengungkapkan, postur APBD Kabupaten Sinjai saat ini hanya sekitar Rp1,1 triliun. Dari jumlah tersebut, belanja pegawai termasuk didalamnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menghadapi tambahan beban anggaran yang nilainya cukup besar untuk pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu, sehingga semakin mempersempit ruang fiskal untuk pembangunan.
“Kalau anggaran kembali dikurangi, misalnya sampai Rp200 miliar, tentu akan sangat berat bagi kami (Kabupaten Sinjai). Lalu dengan kondisi seperti ini, apa yang bisa kami gunakan untuk membangun daerah?” imbuhnya.
Andi Mahyanto berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali kebijakan efisiensi anggaran dengan melihat kondisi riil di daerah, sehingga pembangunan tetap berjalan dan pertumbuhan ekonomi tidak terhambat.
Menurutnya, keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kebutuhan pembangunan menjadi kunci agar daerah tetap mampu bergerak dan berkembang.
Selebihnya Andi Mahyanto berharap adanya pembahasan secara bersama. Menurutnya, pemerintah pusat mengundang pemda untuk mendiskusikan kebijakan tersebut.
Perlu diketahui bahwa, isi informasi dan atau pertanyaan Andi Mahyanto Mazda ini dihimpun oleh wartawan melalui akun media sosial (Medsos) Facebook dengan nama akun Andi Mahyanto Mazda.
Dalam pernyataan tersebut diawali dengan ucapan salam dan ucapan “surat terbuka” kepada pemerintah pusat. Kini postingan tersebut tengah ramai di lihat pengguna aku Facebook. Tak sedikit yang berkomentar bernada dukungan, banyak pula yang salut atas kepekaan Wabup Sinjai dalam menyuarakan realita masyarakat Sinjai.
(Sup). Follow Berita Insertrakyat.com di whatsapp channel





