SINJAI, INSERTRAKYAT.com POLRI UNTUK MASYARAKAT, demikian pula Tim Resmob Sat Reskrim Polres Sinjai semakin intens melaksanakan tugas rutin melalui patroli malam di wilayah “Kota Bersatu”, sebutan untuk Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (5/8/2025).

Dipimpin Kanit Resmob Sinjai, AIPDA, Andi Mapparumpa, S.H patroli menyasar sejumlah lokasi strategis serta titik-titik yang dianggap rawan potensi gangguan kamtibmas. Kegiatan ini bertujuan mencegah aksi kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Indonesia Perkuat Regulasi Fungsi Ormas, Begini Penjelasan Puspen Kemendagri

“Patroli kami laksanakan menyisir jalan-jalan utama, pusat aktivitas malam, serta wilayah yang dinilai rawan. Alhamdulillah, sampai kegiatan berakhir, tidak ditemukan gangguan menonjol,” ujar Andi Mapparumpa saat dikonfirmasi insertrakyat.com melalui Brigpol Andi Saddang via daring. Dirinya berharap agar masyarakat melaporkan jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, S.H., S.I.K., M.H., sebelumnya menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama pada malam hari.

BACA JUGA :  Gubernur Aceh Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024

“Saya sudah perintahkan seluruh jajaran, baik di tingkat Polres maupun Polsek, untuk konsisten melakukan patroli. Ini bagian dari upaya preventif agar masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ucap Kapolres.

Masih Kapolres Sinjai [mengapresiasi] kinerja Tim Resmob yang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bagian dari strategi menjaga keamanan secara humanis.

BACA JUGA :  Sambut Wacana Pembentukan Kompi Produksi, Prajurit TNI di Abdya Gotong Royong Bersihkan Komplek SKB

“Masyarakat juga kami imbau untuk turut menjaga situasi kamtibmas, dengan segera melapor jika melihat hal-hal mencurigakan,” tambah AKBP Harry Azhar.

Kendati demikian, Resmob menegaskan bahwa, hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polres Sinjai terpantau aman dan terkendali. “Kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” tuntas Andi Mapparumpa. (*).