Insiden Perkelahian di Polsek Tiworo Tengah: Dua Oknum TNI Diamankan Polisi Militer

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat berkerumun di lokasi kejadian (30/3) /Bagian Gambar Potongan Video (Dok Istimewa).

Masyarakat berkerumun di lokasi kejadian (30/3) /Bagian Gambar Potongan Video (Dok Istimewa).


KENDARI, INSERTRAKYAT.COM – Dua oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus perkelahian dengan tiga anggota Polri saat pengamanan malam takbiran di wilayah hukum Polsek Tiworo Tengah, kini telah diamankan oleh Polisi Militer (POM). Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Danden POM XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela.

“Untuk dua personel tersebut, sementara ini sudah diamankan,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin, 31 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami dan menyelidiki insiden tersebut guna memastikan fakta yang terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

Post ADS 1

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait kasus ini, pemeriksaan dan penyelidikan masih berlangsung di Subdenpom XIV/3-3 Muna,” jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa perkelahian ini terjadi pada Minggu, 30 Maret 2025, sekitar pukul 23.30 WITA. Tiga anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan malam takbiran diduga terlibat dalam insiden dengan beberapa pemuda dan dua oknum TNI yang sedang cuti.

BACA JUGA :  Panglima TNI Anugerahkan Bintang Kehormatan kepada Menhan RI dan Kepala BIN : Apresiasi Pengabdian untuk Negeri

Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy, melalui Kasi Humas Ipda Baharuddin membenarkan kejadian tersebut.

“Terjadi pemukulan terhadap tiga anggota Polri di wilayah hukum Polsek Tiworo Tengah yang dilakukan oleh dua anggota TNI yang sedang cuti, serta beberapa warga,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Insertrakyat.com sesaat lalu.

Dua anggota Polsek Tiworo Tengah dan satu anggota Brimobda Sultra mengalami insiden tersebut.

“Bripda Hendi dan Briptu Rendi Supriadi dari Polsek Tiworo Tengah, serta Bripda Adi Maha Putra dari Brimobda Sultra,” ungkapnya.

Sedangkan dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam insiden ini diketahui berasal dari satuan berbeda.

BACA JUGA :  Jurnalis Kendarikini.com Dilarang Liput Kunker DPR RI : Dihadiri PT Antam dan PT VDNI, Ada Apa?

“Salah satunya adalah Serda AN dari Den Intel KOREM Palu, sedangkan Pratu R merupakan anggota Kodim Kendari,” lanjutnya.

Selain dua anggota TNI tersebut, pihak kepolisian juga telah mengamankan sembilan warga sipil yang diduga turut terlibat dalam insiden ini.

“Sembilan orang dari masyarakat sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Subdenpom XIV/3-3, Letda CPM Darwis, ketika dikonfirmasi perihal olah TKP yang dilakukan oleh POM, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut.

“Kita masih menunggu petunjuk dari Dandim,” singkatnya.

Di sisi lain, Danrem 143 Halu Oleo, Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, memberikan pernyataan berbeda terkait insiden ini. Menurutnya, tidak ada penganiayaan, melainkan hanya kesalahpahaman yang berujung perdebatan.

BACA JUGA :  Satreskrim Ungkap Kronologi Pencurian Kotak Amal Masjid di Desa Panaikang dan Penangkapan

“Tidak ada penganiayaan, hanya perdebatan akibat kesalahpahaman,” katanya saat dihubungi via telepon.

Ia juga membenarkan bahwa anggota TNI yang terlibat berasal dari dua satuan berbeda.

“Anggota dari Kodim Kendari berusaha melerai kejadian yang melibatkan anggota dari Sulawesi Tengah. Ini tentara luar, bukan anggota saya, tetapi sudah diselesaikan,” pungkasnya.

Video amatir memuat informasi dugaan kejadian perkelahian antar anggota Polisi dan TNI.


Berdasarkan video amatir yang memuat dugaan insiden tersebut, terlihat dengan jelas keributan itu terjadi. Dalam kejadian tersebut sejumlah orang terlibat baku pukul. Video amatir tersebut kini beredar luas dan diduga merupakan rekaman pihak yang berada di lokasi saat kejadian. (*).

Penulis : AIF/IRF

Editor : Adi/Sup

Follow WhatsApp Channel insertrakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kiat Generasi Sungai Buluh Lajer
Polisi Amankan Pimpinan Tarekat Ana Loloa di Maros
Mahkamah Agung Pertegas Aturan: Dualisme Partai Harus Diselesaikan Secara Internal, Konflik Partai Demokrat!
Tol Gending-Kraksaan-Paiton Dibuka Fungsional, Menteri PU Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Kementerian ATR/BPN Genjot Tranformasi Legalitas Tanah : Begini Cara Ubah Girik Menjadi Sertifikat Hak Milik
TTI Desak Pembatalan Tender Aplikasi TNI AL, Diduga Ada Persekongkolan
Polemik Panjar Beli Rumah Rp 500 Juta, H. Bambang Laporkan Mustamin ke Polrestabes Makassar
Petani Nilam Sulbar Harap Presiden Prabowo Subianto Ganti Kacamata

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:39 WITA

Kiat Generasi Sungai Buluh Lajer

Rabu, 2 April 2025 - 23:08 WITA

Polisi Amankan Pimpinan Tarekat Ana Loloa di Maros

Rabu, 2 April 2025 - 22:37 WITA

Mahkamah Agung Pertegas Aturan: Dualisme Partai Harus Diselesaikan Secara Internal, Konflik Partai Demokrat!

Rabu, 2 April 2025 - 22:03 WITA

Tol Gending-Kraksaan-Paiton Dibuka Fungsional, Menteri PU Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025

Rabu, 2 April 2025 - 21:41 WITA

Kementerian ATR/BPN Genjot Tranformasi Legalitas Tanah : Begini Cara Ubah Girik Menjadi Sertifikat Hak Milik

Berita Terbaru

Kaum Hawa di momen foto bersama (dok Insert/Ap).

News

Kiat Generasi Sungai Buluh Lajer

Kamis, 3 Apr 2025 - 00:39 WITA

Petta Bau (59), pimpinan Tarekat Ana Loloa di Kabupaten Maros. (Ist).

Hukrim

Polisi Amankan Pimpinan Tarekat Ana Loloa di Maros

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:08 WITA