SINJAI, INSERTRAKYAT.com – Warga Kelurahan Sangiaseri, Kecamatan Sinjai Selatan melakukan perbaikan jalan tepatnya di Ruas Bikeru – Caile Babara – Palangka hingga larut malam.
Lurah Sangiasseri, Andi Iskandar menyebutkan bahwa, di sana terdapat satu struktur gorong-gorong yang mengalami kerusakan dan sejumlah titik badan jalan, berlobang.
Menurutnya, perbaikan jalan dilakukan melalui “gotong royong dan tenggang rasa”, dimulai sekitar pukul 21.00 WITA, Kamis (5/3/2026) malam hingga selesai.
Warga juga menambal sejumlah lubang di badan jalan. Kekhawatiran muncul karena jika dibiarkan, kendaraan yang melintas dapat terperosok akibat kerusakan jalan.
Kondisi ini berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan mengancam keselamatan jiwa warga.
Terlebih, saat ini telah memasuki bulan Ramadhan, aktivitas masyarakat meningkat, dan jalan ramai dilalui kendaraan, baik siang maupun malam hari.
Selain itu, ruas jalan tersebut menjadi akses alternatif penting bagi masyarakat, termasuk pelajar SD, SMP dan SMA di wilayah sekitar.
Jalan ini juga menghubungkan masyarakat dengan pusat perbelanjaan seperti Pasar Rakyat dan berbagai kantor pemerintahan.
“Warga melakukan perbaikan dengan peralatan manual. Ini murni Swadaya warga,” kata Andi Iskandar saat berbicara dengan Insertrakyat.com, pagi Jum’at (5/3/2026), melalui sambungan daring.
Sebenarnya untuk tanggung jawab perbaikan ruas Bikeru – Caile Babara – Palangka, sebut Andi Iskandar, merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Menurut nya, [Idealnya], perbaikan dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas PU-PR. Namun hingga kini belum ada tindakan, sehingga warga mengambil inisiatif. Meski begitu, kerusakan jalan tetap memerlukan perhatian serius Pemda Sinjai.
“kewenangan pemerintah kabupaten. Namun masyarakat sudah tidak ingin menunggu lama proses penganggaran, sehingga inisiatif perbaikan jalan dilakukan secara swadaya dan gotong royong,” ulang Andi Iskandar.
Biaya perbaikan bersumber dari sumbangan sukarela warga yang dihimpun oleh salah satu tokoh mudah pelopor Caile.
“Warga yang turun melakukan perbaikan hingga larut malam. Lokasi Dekker itu di Caile, benar di Caiele,” ujar Andi Iskandar.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PU-PR), Haris Achmad, tak menampik jika perbaikan jalan merupakan kewenangan Pemda Sinjai.
Mantan Kadis Perikanan Sinjai itu juga menyatakan bahwa perbaikan jalan tersebut telah diusulkan oleh Pemda Sinjai melalui Dinas PU-PR ke Kantor Balai dan pusat Kementerian PU.
“Untuk ruas ini ( Bikeru – Caile Babara – Palangka), kami sudah usulkan ke Balai agar dimasukkan dalam program Inpres Jalan Daerah,” tegas Haris Achmad saat menjawab pertanyaan konfirmasi InsertRakyat.com, Jum’at, (6/3/2026) pukul 08.57 WITA. –Via WhatsApp.
Haris Achmad menjelaskan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Sinjai (Pemkab) Sinjai belum sepenuhnya mampu menanggulangi kebutuhan biaya perbaikan infrastruktur jalan.
Selain itu, Haris Achmad menegaskan bahwa, dengan dipangkasnya anggaran mandatori bidang infrastruktur di kabupaten, sehingga posisi Dinas PU-PR lebih dominan mengharapkan dukungan anggaran yang bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan dan perbaikan jalan seperti ruas Bikeru – Caile Babara – Palangka.
“Usulan untuk perbaikan jalan, melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) sudah diajukan tahun 2026 ini, namun keputusan akhir tetap berada di pusat — Kementrian PU,” Imbuhnya.
Kendati demikian, Warga berharap agar Pemda Sinjai segera melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan Bikeru – Caile Babara – Palangka tersebut.
Salah satu Masyarakat yang berbicara dengan Insertrakyat.com menyatakan jumlah yang terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut sebanyak lebih 40 Orang. ” 40 orang, dan itu memang murni Swadaya warga,” imbuh warga inisial MT. Jum’at siang.
Kementerian PU yang dihubungi melalui sambungan daring juga menegaskan akan mengecek usulan Pemda Sinjai. “Segera kami dicek,” singkatnya.
Sebelumnya beberapa waktu lalu Menteri PU, Dody Hanggodo juga didesak agar memperhatikan kondisi Kabupaten Sinjai, ia pun berupaya dikonfirmasi melalui satker hingga Humas Bina Marga Rico. Sekedar informasi, sebenarnya hal yang dialami Masyarakat Sinjai tidak hanya pada infrastruktur jalan namun juga Infrastruktur pendukung pertanian seperti jaringan irigasi.
#IJD #DIIrIgasi #Bendungan #Infrastruktuk #PUMembagun
(Supriadi Buraerah).





















