SINJAI, INSERTRAKYAT.com – Seorang pria berinisial AI (39) ditemukan meninggal dunia, diduga akibat gantung diri di rumahnya di Jalan Kelapa, Lingkungan Ulu Salo II, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Almarhum merupakan keluarga dekat dengan seorang pegawai PPPK Pengadilan (PN) Negeri Sinjai. Ketua PN Sinjai, Anthonie Spilkam Mona, S.H., M.H saat dihubungi melalui sambungan daring InsertRakyat.com, tepat pukul 21.51 menyatakan diri baru pulang melayat di rumah duka.
Anthonie juga menyampaikan turut berdukacita sedalam dalamnya dan mendoakan almarhum diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
“Ini saya Baru pulang dari rumah duka – melayat,” ulangnya.
Adapun diketahui, peristiwa tersebut juga dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sinjai, Agus Santoso. Menurut nya, AI ditemukan dalam kondisi tergantung di lantai dua rumahnya menggunakan sarung. “Itu AI (Almarhum,-red) Ditemukan di lantai dua, dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Agus Santoso dalam keterangannya kepada Insertrakyat.com, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 13.00 Wita, AI sempat meminta uang kepada ibunya, R (66) untuk membeli pulsa data. Permintaan itu disebut dilakukan secara memaksa sehingga sang ibu keluar rumah untuk membelikan pulsa.
Setelah kembali ke rumah, sang ibu tidak menemukan korban. Ia kemudian menghubungi anaknya yang lain, AY (42) untuk segera pulang ke rumah.
Sekitar pukul 14.00 Wita, AY tiba di rumah dan langsung naik ke lantai dua. Saat itulah ia melihat korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan sarung.
Melihat kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan kepada keluarga bahwa AI telah meninggal dunia.
Petugas dari Polres Sinjai yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan olah TKP.
Jenazah korban kemudian dievakuasi. Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan.
“Rencananya jenazah akan dimakamkan pada malam hari di pemakaman Lempangeng, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara,” jelas Agus Santoso.
Lebih lanjut Agus menyebut, bahwa dari keterangan keluarga dan warga sekitar, kalau AI belakangan ini disebut beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri hidupnya. Namun hal tersebut dianggap sebagai candaan.
Dugaan sementara ia mengalami tekanan hidup, terutama setelah tidak lagi memiliki pekerjaan tetap.
Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, sebut Agus, pihak kepolisian mengimbau agar siapa pun yang mengalami tekanan mental, masalah psikologis, atau menunjukkan tanda-tanda perubahan perilaku serius agar segera mencari bantuan dan berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti psikolog, konselor, atau pihak berwenang.
“Dukungan keluarga, kerabat dekat dan lingkungan sangat penting untuk mencegah tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri,” pungkas Agus.
(S).























