JAKARTA, INSERT RAKYAT – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan percepatan layanan pertanahan dan tata ruang di awal tahun 2026., Rabu, (14/1/2026).
Sebelumnya, dalam kegiatan Pembinaan Jajaran Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta di Jakarta Timur, pada Selasa (13/1/2026), Nusron menegaskan pentingnya evaluasi berkala dan kepastian penyelesaian berkas.
“Tahun ini, layanan akan dievaluasi setiap tiga bulan. Harapannya, tidak ada dokumen yang menumpuk,” ujar Nusron.
Menteri Nusron menambahkan masyarakat harus merasakan kepastian hukum dan kepastian waktu dalam setiap proses layanan. Sebagai contoh, berkas yang memenuhi syarat (comply) dalam tujuh hari harus jelas status penyelesaiannya, hingga akhir proses.
Selain meninjau evaluasi berkas, Nusron juga menekankan percepatan penyelesaian dokumen yang masuk sejak kuartal IV 2025.
“Berkas Q1 2025 harus selesai akhir Januari, Q2 2025 selesai minggu pertama dan kedua Februari, dan seterusnya,” jelasnya.
Para Kepala Kantor Pertanahan DKI Jakarta memaparkan progres layanan dan tantangan yang dihadapi di lapangan, sebagai bagian dari pemetaan permasalahan pertanahan di setiap wilayah.
Hadir mendampingi Menteri Nusron, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis, Muda Saleh; dan pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN lainnya






















