Lombok Timur, NTB- Seorang Oknum Kepolisian yang di duga menjabat sebagai Kanit Polsek Jerowaru Polres Lombok Timur diketahui setelah habis mengkonsumsi alkohol di salah satu villa yang berada di lombok timur tidak mau membayar saat di berikan tagihan oleh salah satu pekerja di lokasi villa tersebut.(11/08/2025) Pukul 02:30 Wita yang lalu

Dalam unggahan vidio yang beredar (AS) yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek jerowaru tersebut melontarkan bahasa kasar menghina adat suku pulau sumbawa yang mana, salah satu dari karyawan villa tersebut merupakan warga asal sumbawa sehingga membuat HS merasa geram saat di mintai untuk membayar tagihan minuman yang di komsumsi oleh (AS) hingga melontarkan bahasa hinaan yang menyebut langsung nama pulau sumbawa.

BACA JUGA :  Rawat Nilai Budaya dan Persatuan, Macan Kumbang Bangun Hanoi Bersama Masyarakat Distrik Walesi

Dari keterangan salah satu saksi di kejadian, permasalahan tersebut bermula saat (AS), masuk ke salah satu villa (A) bersama seorang teman nya yang diduga merupakan salah satu oknum Kadus yang ada di daerah lombok timur. Setelah memesan beberapa minuman dan di temani oleh beberapa LC, saat di berikan lembaran tagihan oleh seorang pekerja di villa tersebut, (AS) mengamuk dan mengaku bahwa dirinya kehilangan uang, awalnya (AS) mengaku kehilangan uang sebesar 5 Juta rupiah, selanjutnya dirinya mengaku kehilangan uang 10 juta rupiah dan terakhir dirinya mengaku kehilangan uang sebesar 17 juta rupiah, dengan nada tinggi sambil membentak karyawan yang ada di tempat tersebut.

BACA JUGA :  Sinergi TNI–Polri, Polsek Jajaran Polres Aceh Gelar Patroli Malam KRYD Cegah Guantibmas

Selanjutnya dengan emosi (AS) membawa seluruh karyawan Villa (A) tersebut ke Polsek Jerowaru, sesampainya di sana dirinya melontarkan bahasa yang mana melalui vidio yang di kirim oleh salah satu pekerja tersebut ke salah satu Awak Media. Dalam narasi vidio tersebut, dengan jelas (AS) melontarkan bahasa dengan tegas menghina suku pulau sumbawa. Dari video tersebut (AS) mengatakan ” Kalian Sumbawa Anjing padi pun tidak mau tumbuh di Sumbawa hingga kalian mencari makan ke pulau Lombok” Ucap HS Oknum Kanit Reskrim Polsek Jerowaru.

Menyikapi hal tersebut masyarakat suku sumbawa khususnya yang ada di pulau sumbawa merasa geram setelah menonton video yang beredar tersebut dan saat ini suasana masyarakat suku sumbawa memanas dan meminta agar oknum anggota (AS) tersebut di serahkan ke pulau Sumbawa atau di PTDH karena di Cap sebagai provokator yang dapat menimbulkan kegaduhan dan keributan antar suku.

BACA JUGA :  Bersih dari Narkoba, Polres Aceh Selatan Gelar Pemeriksaan Urine untuk Personel

Hadirnya Kantor polsek di setiap perwakilan desa/kecamatan yang harusnya di jadikan tempat mengamankan tindak kriminalisasi dan menjadi penengah dari suatu permasalahan yang ada di kalangan masyarakat justru di jadikan tempat untuk mengintimidasi masyarakat atas dasar pembelaan diri dari seorang oknum anggota polsek tersebut. Sangat Miris

Laporan: Danang Mario

⚡ WhatsApp Insertrakyat

Informasi, komunitas & layanan pembaca

GRUP WHATSAPP
▶ Gabung Grup Diskusi
SALURAN WHATSAPP
▶ Ikuti Saluran Resmi
KONTAK ADMIN
▶ Hubungi Admin
● ONLINE • 0813-5481-214