JAKARTA, INSERTRAKYAT.com  – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai dua menteri Kabinet Merah Putih (KMP) layak diganti. Mereka adalah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Menurut Iwan, Raja Juli kerap menimbulkan polemik. Peristiwa terbaru, ia terlihat bermain domino dengan mantan tersangka pembalakan liar. “Seorang menteri kehutanan seharusnya paham rekam jejak pelaku terkait tupoksinya,” kata Iwan dikutip Insertrakyat.com pada Kamis, belum lama ini.

BACA JUGA :  Wamendagri: Dua Dimensi Ibadah Kurban Idul Adha, BNPP -- Kemendagri Berkurban 279 ekor Tahun 2025

Kedekatan ini memicu spekulasi soal integritas kementerian. Selain itu, Tito Karnavian juga dikritik karena kebijakan sengketa pulau Aceh–Sumatera Utara yang dinilai blunder. Menteri Pariwisata pun dianggap tidak kompeten dalam beberapa kebijakan strategis.

Iwan menyoroti pola komunikasi menteri yang lemah. Menurutnya, menteri harus mampu menyampaikan kebijakan dengan baik agar tidak menimbulkan polemik publik.

BACA JUGA :  BSKDN Kemendagri Gelar Seminar Nasional: Sinergitas Digital RDTR Dorong Daya Saing Investasi Daerah

Terkait reshuffle yang baru dilakukan, Iwan menilai Presiden Prabowo ingin memperbaiki kinerja kabinet, khususnya ekonomi dan keuangan. Ia berharap menteri baru lebih fokus bekerja daripada banyak bicara. (***).