MAMASA, INSERTRAKYAT.COM — Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025, kondisi memprihatinkan masih dialami SMPN 6 Bumal di Dusun Kalabatu, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Dari hasil penelusuran Rahmat Jurnalis Insertrakyat.com pada Sabtu, (3/5/2025), Sekolah ini berdiri sejak 2019 usai berpisah dari SMPN 2 Bumal. Hanya saja hingga kini masih Berteriak. Lantaran belum ada bantuan pembangunan yang menyentuh. BACA SELENGKAPNYA Bocor! Skandal THR Guru Disorot KAMMI STAIN Majene: APH Ini Kata Sandi

Bangunan berdinding bambu, berlantaikan tanah, dan minim sarana belajar menjadi pemandangan sehari-hari bagi 32 siswa dan 12 guru honorer di Sekolah SMPN 6 Bumal (Buntu Malangka).
“Selama enam tahun, belum ada perhatian dari pemerintah. Anak-anak belajar dalam keterbatasan,” ujar Kepala Sekolah, Handriani.
Meja kursi dibuat manual, papan tulis dari tripleks, dan peralatan belajar seadanya, inilah realita ketimpangan pendidikan antara kota dan pedalaman.
Publik berharap kepada Pemerintah Daerah, Pemprov Sulbar, melalui Dinas Pendidikan, Kemendikbudristek, tidak malu – malu untuk segera mengambil tindakan untuk pemerataan pendidikan.

Kendati demikian, Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) diperingati setiap 2 Mei. BACA SELENGKAPNYA Kemendagri Dorong Penanganan Kemiskinan Ekstrem hingga Tata Kelola Kewilayahan Pemprov Sulbar






















