Sinjai, Insertrakyat.com– Kepala Desa Talle, Ir Abd Rajab, mengatakan gotong royong dan tenggang rasa memperkuat literasi sosial masyarakat. Sebab, gotong royong merupakan kearifan lokal, (ini) yang harus dirawat.

Lebih jauh Abd Rajab menegaskan gotong royong dan tenggang rasa adalah fondasi kehidupan bermasyarakat. “Nilai ini harus dipahami, bukan sekadar dilakukan, agar tumbuh kesadaran sosial,” ujarnya pada suatu kesempatan bersama dengan warga Dusun Gareccing awal pekan lalu. April 2026.

Sejumlah warga di sana (Gareccing, -red) aktif dalam diskusi. Mereka berbagi pengalaman tentang nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  Warga Kabupaten Sinjai Gotong Royong Bersihkan Longsor Jalan Antar Desa: TNI dan Polri Absen!

Secara nasional, Gotong royong merupakan tradisi kerja sama yang telah lama dirawat oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia. Lalu Tenggang rasa memotret sikap menghargai perasaan dan kepentingan orang lain.

Desa Talle berada di Kecamatan Sinjai Selatan dengan sekitar 6090 penduduk. Wilayah ini terdiri dari delapan dusun dengan interaksi sosial yang masih kuat.

Desa ini berbatasan dengan Desa Gareccing di selatan, Palae di timur, Desa Baru di barat, dan Bulukamase di utara.

BACA JUGA :  Wacana Pemekaran Desa Talle, Menyongsong Indonesia Emas

Dalam kehidupan sosial, gotong royong menumbuhkan kolaborasi dan kepedulian antar warga. Tenggang rasa melatih empati serta pemahaman perbedaan dalam masyarakat.

Penerapan nilai ini secara konsisten dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial. Selain itu, potensi konflik sosial dapat ditekan melalui sikap saling menguatkan.

Talle, di sektor pendidikan, terdapat sejumlah lembaga pendidikan dasar. UPTD SMP Negeri 14 Sinjai berada di Dusun Batu Leppa.

Sementara itu, SD Negeri 110 terletak di Dusun Jekka. Pemerintah desa berharap nilai ini diajarkan sejak dini kepada generasi muda.

BACA JUGA :  Realita Kasatgas Tito Hidupkan Kearifan Lokal di Pidie Jaya, Sumber Ekonomi Warga “Glowing”!

Ir Abd Rajab pertama kali memimpin Desa Talle pada 2016. Ia lahir dan tumbuh dewasa di Dusun Gareccing.

Adapun realita terkini, Dusun Gareccing  tengah menghadapi tantangan sangat vital, yakni rencana pemekaran menjadi desa.

Meskipun demikian, belum ada capaian yang mantap secara administratif formal mengenai pemekaran tersebut. Talle, Sinjai Selatan ini, juga bagian dari wilayah otonom Daerah Sinjai sebutan lainnya adalah Bumi Panrita Kitta.

(Supriadi Buraerah) Dapatkan berita penting dan menarik follow Berita terbaru 

💬 Laporkan ke Redaksi