JAKARTA, INSERTRAKYAT.com –Deputi Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, mengatakan Konflik Rusia–Ukraina, ketegangan Israel–Iran, hingga rivalitas RRT–Taiwan berdampak pada stabilitas global. Imbas konflik itu memaksa elemen Indonesia berpikir keras.
Tatkala Sinergitas antar semua pihak dapat dikuatkan di tanah air. “Sinergi pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci agar Indonesia tetap tegak di tengah percaturan global,” kata Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, saat memimpin Rapat Koordinasi Kajian Publik Kontingensi Konflik Global di Jakarta, Selasa baru baru ini.
Forum ini diharapkan membangun persepsi bersama pemangku kepentingan serta menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis dan aplikatif. “Dokumen strategis yang lahir harus bisa dijalankan kementerian dan lembaga sesuai tugas masing-masing,” imbuh Purwito seperti dikutip keterangan resmi, pada Kamis, (11/9/2025).
Dampak konflik global tidak berhenti di negara terlibat, tetapi menjalar ke Indonesia. Potensi kenaikan harga energi, gangguan pasok pangan, serangan siber, hingga arus disinformasi dapat menekan stabilitas ekonomi, politik, dan sosial.
Sebagai negara kepulauan strategis di Indo-Pasifik, Indonesia menghadapi kerentanan sekaligus tanggung jawab besar. Gejolak global cepat beresonansi di dalam negeri, memicu inflasi, keresahan sosial, dan menguji ketahanan nasional. “Ini yang harus segera ditindaklanjuti dan diatasi,” kunci Purwito.
Akses Berita terbaru melalui saluran WhatsApp>>>> NASIONAL-Profesional




















