Photo : Zulmi Anggota DPRK Aceh Timur dan juga juru bicara Fraksi partai PKB

Aceh Timur, Insertrakyat.com — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Timur Walkout dalam Rapat Paripurna Anggaran Tahun 2026 yang digelar di Gedung DPRK Aceh Timur pada Selasa. (09/12/2025).

Dari pantauan awak media Insertrakyat.com di ruangan sidang paripurna yang dilaksanakan Senin 8 Desember Fraksi PKB tidak menghadiri rapat paripurna I dengan agenda penyampaian pandangan Banggar terhadap RAPBK Aceh Timur 2026.

Sidang paripurna tersebut dilanjutkan pada Selasa 9 Desember, Fraksi PKB melakukan aksi Walk Out setelah membaca pandangan akhir Fraksi. Fraksi PKB menolak seluruhnya RAPBK Aceh Timur 2026 dalam sidang paripurna II dengan agenda Pembacaan pandangan Fraksi Fraksi terhadap APBK 2026.

Sikap walkout ini disebut sebagai langkah politik tegas dalam mengekspresikan kekecewaan terhadap dinamika pembahasan anggaran di tahap akhir.

Wakil Ketua II DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk protes terhadap proses penyusunan anggaran yang dinilai jauh dari prinsip transparansi, keterbukaan, dan keberpihakan kepada masyarakat.

” Kami dari Fraksi PKB Aceh Timur menolak seluruh rancangan RAPBK tahun 2026 pada sidang paripurna. Kami juga mengharapkan kepada seluruh kader untuk terus bekerja mendekati rakyat, sehingga PKB selalu hadir untuk kepentingan masyarakat Aceh Timur,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB, Zulmi, menjelaskan bahwa ketidakhadiran seluruh anggota Fraksi PKB dalam rapat tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap mekanisme pembahasan anggaran yang dianggap tidak tepat dalam mengakomodir aspirasi masyarakat Aceh Timur.

Menurut Zulmi, sejumlah poin penting yang diperjuangkan PKB demi kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang tidak dimasukkan ke dalam rancangan anggaran, sehingga kami menolak sidang paripurna tersebut, karena kami anggap dianggap tidak lagi mewakili kepentingan publik.

Fraksi PKB Aceh Timur menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen memperjuangkan anggaran yang pro-rakyat dan akan terus mendorong pemerintah daerah agar lebih transparan, adil, dan akuntabel dalam setiap proses penyusunan anggaran.” Tutupnya.

Dari pantauan awak media, walaupun anggota DPRK dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan walk out, sidang paripurna tetap dilanjutkan sampai dengan selesai.

 

Editor : Mhd’Iqbal

 Ikuti Berita Insertrakyat.com