Timika, ( Insert Rakyat ) – Aktivitas masyarakat sempat tergganggu akibat Jalan Ahmad Yani di Gorong-gorong, Timika, diblokade oleh pendulang emas tradisional, pada Sabtu (28/2) malam.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha menjelaskan bahwa, aksi pendulang muncul karena toko-toko emas menutup usaha, sehingga pendulang tidak dapat menjual hasil dulangan mereka.
Setelah ditangani oleh polisi, situasi di sana hingga pagi tadi, kembali normal dan kondusif.
Sebelumnya, para pendulang menutup jalan dengan kayu dan membakar ban. Menurut Kapolres, pemilik melakukan penutupan toko emas disebabkan mereka kehabisan dana, sementara bank juga tidak beroperasi.
“Para pengusaha emas sedang mencari pinjaman agar dapat membeli hasil dulangan, dan memastikan hari Senin, kembali normal,” jelas Kapolres.
Personel kepolisian disiagakan di lokasi untuk pengamanan dan melakukan pendekatan dengan pimpinan perkumpulan pendulang.
Kapolres juga mengimbau pendulang agar tetap tenang dan menunggu sampai pengusaha emas memperoleh dana pada Senin atau hari ini (2/3).
(Arif).





















