BANDA ACEH, INSERTRAKYAT.com — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Nazaruddin Dek Gam, kini menakar capaian kinerja Kepolisian Daerah Aceh di bawah kepemimpinan Kapolda Marzuki Ali Basyah. Selasa, (3/3). Ia menilai, penurunan angka kriminalitas dan meningkatnya penyelesaian perkara menjadi indikator konkret pengelolaan keamanan yang lebih efektif dan terukur.

Menurut Nazaruddin, stabilitas keamanan yang terjaga memberi dampak langsung terhadap rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah. Situasi yang kondusif, kata dia, membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga Aceh.

BACA JUGA :  BNNP Sulsel dan MAKI Sepakat Perkuat Pengawasan P4GN, Soroti Irisan Narkoba dan Korupsi

“Penegakan hukum berjalan lebih terukur, responsif, dan berdampak langsung pada rasa aman masyarakat,” ujarnya.

Sorotan juga diarahkan pada langkah tegas dalam pemberantasan narkotika. Pengungkapan jaringan lintas provinsi dengan barang bukti signifikan dinilai sebagai bukti keseriusan aparat memutus mata rantai peredaran gelap sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Di sisi lain, ia menilai pendekatan kepemimpinan Kapolda Aceh tidak semata berorientasi pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan perlindungan jangka panjang. Program Green Policing, termasuk penanaman mangrove dan keterlibatan dalam percepatan pembangunan infrastruktur pascabanjir, disebut sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Baleg DPR RI Harap Dana Otsus Aceh Diperpanjang Tanpa Batas Waktu 

Sebagai mitra kerja kepolisian, kata, Nazaruddin, Komisi III DPR RI menyatakan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas institusi melalui fungsi pengawasan dan dukungan kebijakan.

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Aceh,” Imbuhnya.

Jurnalis Insertrakyat.com, Rifqi Maulana bersama dengan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M. (foto Insertrakyat.com).

Sebelumnya saat ditemui wartawan Insertrakyat.com, Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang seluas – luasnya bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan publik untuk menjalin sinergitas demi mewujudkan terciptanya situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Aceh.

BACA JUGA :  Anulir Tuntutan Mati ABK, Komisi III DPR RI Tekankan Prinsip Restoratif KUHP Baru

“Keamanan dan kenyamanan dalam menjaganya kami butuh dukungan masyarakat luas, kami menyambut baik semua pihak yang untuk memperkuat Sinergitas demi mewujudkan stabilitas keamanan dan pemberantasan narkoba,” demikian kata Kapolda Aceh.