SINJAI, INSERTRAKYAT.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sinjai menegaskan fokus utama program kerja tahun 2026 pada penguatan ketahanan pangan sekaligus peningkatan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sejalan dengan kebijakan nasional.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Rutan Kelas II B Sinjai, Darmansyah. Ia juga menegaskan bahwa, lahan yang dimiliki Rutan di area Gojeng, Kelurahan Biringere, akan dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pertanian.

“Lahan di sana akan digunakan mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya saat ditemui jurnalis di ruang kerjanya, Senin (05/01/2026).

BACA JUGA :  Warga Binaan Kabur Lewat Plafon Sel Pengasingan, Rutan Sinjai Bertindak Cepat

Di sisi pembinaan, Rutan Sinjai melakukan pemberdayaan WBP melalui pelatihan keterampilan, pembentukan karakter, dan penguatan kemandirian. Darmansyah menyebutkan, tujuan utama pembinaan adalah membekali warga binaan dengan kemampuan yang berguna pasca menjalani masa pidana.

Selain fokus pemasyarakatan, Rutan Sinjai siap menyukseskan 15 program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini meliputi penguatan layanan keimigrasian berbasis digital, penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal investor, serta peningkatan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

BACA JUGA :  Ditemani TNI, Karutan Sinjai Ikuti Panen Raya Bersama Menimipas Agus Andrianto

Esensi tersebut juga mencakup penyuluhan hukum untuk pencegahan tindak pidana perdagangan orang, pemenuhan sarana pos lintas batas, hingga penambahan autogate di bandara dan pelabuhan.

Di ranah pemasyarakatan, fokus diarahkan pada pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan, penanganan overcapacity, serta penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Tak berhenti sampai disitu, Rutan Sinjai juga mendorong pembangunan dapur sehat berbasis warga binaan tersertifikasi, pemasaran produk karya WBP melalui koperasi dan UMKM, pendidikan kesetaraan, pemanfaatan energi terbarukan, layanan kesehatan gratis, serta peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan vokasi dan pembelajaran daring.

BACA JUGA :  Secara Nasional 16 Ribu WBP Terima Remisi Natal 2025, Rutan Sinjai Tak Ada karena Syarat Tak Terpenuhi

“Serangkaian program konkret ini, Rutan Sinjai ke depan akan lebih aktif membangun kemandirian, keterampilan, dan ketahanan pangan, sekaligus mendukung agenda nasional,” kunci Darman Syah. (S/Z).