LHOKSEUMAWE  INSERTRAKYAT.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), bersama PT Medco E & P Malaka menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Provinsi Aceh. Setelah bantuan disalurkan Medco E & P kemarin, hari ini diberikan tambahan 5 ton kebutuhan pokok sebagai bagian dari total sekitar 40 ton bantuan yang dipersiapkan untuk disalurkan secara bertahap.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan keprihatinannya atas dampak banjir yang meluas di sejumlah wilayah. “Pemerintah bergerak cepat untuk membantu masyarakat terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mendesak warga,” ujar Bahlil.

BACA JUGA :  Perkuat Kemitraan : PT. Medco E&P-BPMA Mengajak Insan Media Jaga Ketahanan Energi Nasional 

Kepala BPMA, Nasri Jalal, menekankan pentingnya memastikan bantuan tepat sasaran. “BPMA mengoordinasikan dan memantau penyaluran bantuan agar menjangkau warga yang paling membutuhkan. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban masyarakat hingga keadaan pulih,” katanya.

Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menegaskan komitmen perusahaan mendukung upaya tanggap darurat pemerintah. “MedcoEnergi selalu hadir untuk masyarakat di sekitar wilayah operasi, terutama dalam situasi darurat seperti banjir. Kami bekerja sama dengan KESDM dan BPMA agar bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dipicu Misteri Bau Migas, Warga Aceh Timur Masih Bertahan di Pengungsian

Sejak 1 Desember 2025, Medco E&P menyalurkan bantuan secara bertahap berupa beras, air mineral, minyak goreng, mie instan, susu UHT, sarung, sejadah, mukena, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya.

Banjir yang terjadi beberapa hari terakhir dipicu curah hujan tinggi, menyebabkan sungai meluap, akses jalan terputus, dan terganggunya aktivitas masyarakat di beberapa wilayah Aceh. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga hingga situasi stabil dan akses logistik kembali normal.

BACA JUGA :  Gunakan CSR PT Medco E & P Malaka, Pemerintah Genjot Peningkatan Kompetensi Guru PAUD