JAKARTA, – Pembinaan Panitera Pengadilan empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia kembali digelar pada Jumat siang (31/10/2025). Sesi kedua dipimpin Sekretaris Mahkamah Agung RI, Sugiyanto, S.H., M.H., serta dihadiri para pejabat Eselon I MA sebagai narasumber.
Pejabat yang hadir antara lain Plt. Panitera MA sekaligus Hakim Agung Dr. Heru Pramono, Kepala BUA MA Dr. H. Sobandi, Dirjen Badilum H. Bambang Myanto, Dirjen Badilag Drs. Muchlis, Dirjen Badimiltun Marsda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, Kepala BSDK Dr. Syamsul Arief, serta Plt. Kepala Badan Pengawasan Suradi.
Dalam pemaparannya, Kepala BUA MA Dr. Sobandi menegaskan komitmen Mahkamah Agung dalam memperkuat transformasi digital peradilan. Ia menyebut peningkatan layanan peradilan kini ditopang teknologi informasi, termasuk administrasi perkara, persidangan, hingga pengajuan upaya hukum secara elektronik.
“MA terus memperkuat keamanan digital. Sertifikasi ISO pada sistem manajemen keamanan informasi telah dilakukan, dan penguatan perangkat keamanan jaringan terus ditingkatkan,” ujar Sobandi.
MA juga telah membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT), serta melakukan pembaruan dukungan dan garansi perangkat server untuk MA dan peradilan di bawahnya.
Sobandi menegaskan Panitera di seluruh Indonesia wajib memastikan aparatur teknis menggunakan email dinas @mahkamahagung.go.id dalam urusan kedinasan. Panitera diminta bertindak tegas menegur pegawai yang masih memakai akun pribadi untuk komunikasi resmi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan akses email dinas dan tidak membagikannya kepada pihak manapun.
Di akhir penyampaian, Sobandi menyampaikan perkembangan mengenai upaya peningkatan kesejahteraan panitera, juru sita, dan juru sita pengganti. Ia meminta semua pihak bersabar karena proses pembahasan teknis masih berlangsung di kementerian terkait. (Red).






















