SIDOARJO, INSERTRAKYAT.com – Kabut duka menyelimuti keluarga besar Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Ketua Umum KJJT Jawa Timur, Slamet Maulana, yang akrab disapa Bang Ade, dikabarkan tutup usia pada Minggu dini hari, meninggalkan kesedihan mendalam bagi seluruh anggota dan insan pers di Jawa Timur.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh anggota KJJT. Slamet Maulana dikenal sebagai sosok pemimpin yang bersahaja, berdedikasi, dan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia jurnalistik.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak. Perwakilan KJJT Sidoarjo, Agung Harry F, menyampaikan duka cita yang mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami keluarga besar KJJT Sidoarjo turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima amal ibadahnya,” ujarnya.

Ketua KJJT Sidoarjo, Ari Pratama, mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin sekaligus panutan bagi seluruh anggota. “Beliau bukan hanya Ketua Umum, tetapi juga guru dan sahabat bagi kami. Banyak nilai kebersamaan dan semangat organisasi yang beliau tanamkan,” kata Ari.

Semasa hidupnya, Slamet Maulana aktif membangun solidaritas antarjurnalis dan mendorong profesionalisme di lingkungan KJJT. Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini terus berkembang sebagai wadah yang mempererat hubungan antar insan pers. Selain itu, almarhum juga dikenal peduli terhadap sesama, kerap terlibat dalam kegiatan sosial, dan membantu rekan-rekan jurnalis yang membutuhkan.

Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Keputih, Surabaya, setelah disemayamkan di rumah duka. Sejumlah keluarga, sahabat, dan rekan sejawat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sebagai wujud komitmen pilar ke empat demokrasi hubungan emosional.

Kepergian Slamet Maulana menjadi duka mendalam bagi KJJT. Namun, semangat, dedikasi, dan perjuangan yang telah diwariskan diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh seluruh anggota. Keluarga besar KJJT juga mengajak seluruh pihak mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Ade meninggal setelah menderita sakit, ia sempat dirawat di ruangan medis. Kini jurnalis ramai – ramai medoakan almarhum. (Refit)

⚡ WhatsApp Insertrakyat

Informasi, komunitas & layanan pembaca

GRUP WHATSAPP
▶ Gabung Grup Diskusi
SALURAN WHATSAPP
▶ Ikuti Saluran Resmi
KONTAK ADMIN
▶ Hubungi Admin
● ONLINE • 0813-5481-214