Kolaka Timur,InsertRakyat.com– Akses jalan di Desa Awiu, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) hingga kini belum tersentuh pengaspalan. Kondisi tersebut menuai keluhan dari warga yang setiap hari harus menikmati jalan berdebu saat musim panas dan berlumpur ketika hujan. Warga berharap ada perhatian Pemerintah desa dan Pemerintah Daerah (Pemda) Koltim, atas kondisi tersebut.
Salah seorang warga, Ammang, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang tidak layak sangat berdampak pada aktivitas masyarakat. Menurutnya, debu saat kemarau dan lumpur saat musim hujan menjadi persoalan utama yang tak kunjung mendapat perhatian.
“Musim panas dan hujan tetap warga Awiu mengeluh. Jalan yang tidak diaspal menyebabkan debu dan lumpur, sehingga memicu gangguan pernapasan seperti batuk, ISPA, alergi, serta merusak kendaraan dan mengganggu kenyamanan berkendara,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Keluhan tersebut juga mendapat perhatian dari Ketua Badan Investigasi Nasional Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK), Syaharuddin, yang turun langsung meninjau lokasi. Ia membenarkan kondisi jalan yang dikeluhkan warga dan menilai perlu adanya perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Saya harapkan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dapat memperhatikan akses jalan ini. Perbaikan jalan sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih parah, mengurangi risiko kecelakaan, serta meningkatkan akses ekonomi masyarakat,” kata Syaharuddin.
Ia menambahkan, kondisi jalan tanah yang rusak menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan. Hal ini berdampak pada distribusi barang, produktivitas, hingga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Syaharuddin juga menegaskan bahwa pembangunan dan pengaspalan jalan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, serta berbagai regulasi teknis dari Kementerian PUPR. Aturan tersebut mencakup standar teknis, penggunaan material, hingga pemeliharaan jalan.
“Pemerintah daerah perlu fokus pada pengaspalan jalan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk pemanfaatan aspal Buton sebagai material lokal. Ini penting agar pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Warga Desa Awiu berharap adanya langkah aktif dari pemerintah desa dan daerah agar akses jalan segera diperbaiki, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar dan aman. Sejumlah pihak masih berupaya dikonfirmasi. Sekedar Informasi, saat ini roda Pemerintahan Daerah Kolaka Timur di nahkodai oleh Plt. Bupati H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd, ia menjadi orang nomor satu setelah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati defensif Abdul Azis terkait dengan Kasus dugaan Suap Proyek RSUD Koltim di Tirawuta pada 2025.
(Ry/za). Follow Berita Terbaru di whatsapp channel


















