MENJELANG perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru 2025/2026), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sinjai telah menyiapkan langkah menyeluruh untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan warga binaan. Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah, dalam wawancara Insertrakyat.com, Kamis (27/11/2025), ia memaparkan strategi yang diterapkan dan capaian kinerja sepanjang 2025.
Rutan Sinjai mengusulkan pemberian remisi khusus Natal bagi warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan substantif. “Kami memberikan penghargaan bagi warga binaan yang berprestasi sekaligus menjaga semangat pembinaan,” kata Darman Syah.
Untuk menjaga keamanan selama libur Nataru, Rutan menambah personel pengamanan internal dan mengintensifkan koordinasi dengan Polres dan Kodim Sinjai. “Penambahan staf difokuskan pada titik rawan, termasuk area kunjungan, agar semua kegiatan tetap kondusif,” tambahnya.
Prosedur kunjungan keluarga tetap dilaksanakan, khususnya bagi warga binaan beragama Nasrani. Rutan juga menyiapkan kegiatan rekreasional, seperti olahraga takraw, tenis, tenis meja, memancing, serta rencana muhasabah akhir tahun yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. “Kegiatan ini sementara dalam tahapan pembahasan,” ungkap Darman Syah.
Darman Syah menjelaskan sejumlah capaian signifikan sepanjang 2025, mulai dari renovasi dapur, sertifikasi halal pengelolaan makanan, hingga pelaksanaan razia rutin bersama aparat penegak hukum. Rutan menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan berbagai lembaga, termasuk Dispusip, Kemenag, FKUB, PKBM Panrita Kitta, LBH Bhakti Keadilan, Dinkes, Pengadilan Agama, dan BRI Sinjai.
Rutan juga menyelenggarakan layanan konsultasi dan informasi pengunjung, serta program pendidikan nonformal Paket A, B, dan C bekerja sama dengan PKBM Panrita Kitta. Capaian lain meliputi IKPA 100% pada Maret 2025, integrasi koperasi Rutan ke INKOPASINDO, ketahanan pangan berkelanjutan, bantuan sosial rutin bagi keluarga warga binaan, serta peningkatan pendayagunaan warga binaan melalui UMKM.
Prestasi Rutan Sinjai antara lain Juara Umum I Pramuka antar UPT Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Juara 4 Mini Soccer Rayon 2 Hari Pemasyarakatan, dan Juara 2 Bola Basket Kajari Cup Sinjai. Sertifikat Halal dapur penyedia makanan menjadi pengakuan resmi atas komitmen pengelolaan makanan.
“Tapi semua capaian ini masih jauh dari sempurna. Kami terus berupaya melakukan yang terbaik untuk warga binaan dan masyarakat, serta membangun sinergi;” ujar Darman Syah.
Hingga 27 November 2025, Rutan Sinjai menampung 189 warga binaan, terdiri dari 67 tahanan dan 122 narapidana. Kasus paling dominan adalah narkoba, kasus korupsi nihil, dan KDRT tercatat dua orang. “Kami mengelola kelebihan kapasitas dengan sistem pengelompokan hunian berdasarkan risiko, status hukum, dan kebutuhan pembinaan,” jelas Darman.
Rutan menjaga kesehatan dan kebersihan melalui penyediaan air bersih, olahraga rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, dan kerja bakti harian. Fasilitas publik mencakup lapangan olahraga, ruang pendidikan, perpustakaan, serta mushola untuk ibadah dan pembinaan rohani.
Rutan Sinjai terus berinovasi dalam pembinaan dan pendidikan, mengutamakan pendidikan sebagai sarana perubahan bagi warga binaan menuju arah lebih baik, kata Darman Syah. Ia menambahkan, Rutan mendukung eks warga binaan melanjutkan pendidikan akademik melalui Ijazah Paket B/C yang difasilitasi Rutan bekerja sama dengan satuan pendidikan terkait. “Pendidikan membuka harapan baru serta memberi semangat dan keberanian bagi mereka untuk memperbaiki diri, membangun masa depan lebih baik, dan kembali ke masyarakat dengan martabat,” tegas Darman Syah.
Selain pendidikan formal, Rutan mengembangkan pembinaan spiritual dan produktif. Kolaborasi dengan BNNK meliputi pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba, sementara sinergi dengan instansi lain seperti Kemenag, PKBM, LBH, dan Sinjai Barber Community menghadirkan pelatihan barber bagi warga binaan.
Darman Syah berharap masyarakat aktif mendukung program pembinaan guna memperkuat reintegrasi sosial warga binaan. Dukungan dapat dilakukan melalui kepatuhan aturan kunjungan, pelaporan potensi gangguan keamanan, dan penerimaan terhadap warga binaan yang telah menjalani pembinaan.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Darman menyampaikan pesan khusus kepada keluarga warga binaan. “Kehadiran dan doa keluarga sangat berarti bagi mereka. Dukungan moral ini menjadi energi positif dalam proses pembinaan,” ujarnya.
Rutan aktif dalam program ketahanan pangan, menanam kelapa, jagung, pisang Cavendish, kangkung, dan hortikultura lain. Program ini mendukung akselerasi kementerian dan instruksi presiden terkait ketahanan pangan.
Di bawah program nasional “Bersinar,” Rutan bekerja sama dengan BNNK dalam tes urin rutin, razia, dan rehabilitasi sosial bagi pecandu narkoba. Sinergi dengan instansi vertikal dan organisasi masyarakat memperkuat pembinaan, termasuk kegiatan sosial dan pelatihan produktif.
Darman Syah menegaskan, Rutan Sinjai berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan melalui layanan profesional, inovasi pendidikan, dan sinergi lintas lembaga. “Semua langkah ini bertujuan memastikan warga binaan kembali ke masyarakat dengan keterampilan, pendidikan, dan karakter yang lebih baik,” tuntasnya. (Supriadi Buraerah).





















