BANYUWANGI, INSERTRAKYAT.COM — M. Rofiq Azmi, dikenal sebagai Detektif Logical Fallacy, mengangkat konsep koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi (3KO) dalam keterangannya di Banyuwangi, Selasa, kemarin.

Rofiq menghubungkan situasi kondusif Banyuwangi dengan komunikasi dan dialog antara kepolisian, kejaksaan, serta masyarakat. Ia juga berharap Kapolresta Banyuwangi tetap bertugas di daerah tersebut.

Baca Juga :  PN Pekanbaru : Vonis 6 Tahun Terdakwa Jekson Sihombing

“KO3 yang benar akan melahirkan solusi dan membuka jalan atas masalah, (bila ada) ,” kata Rofiq.

Baca Juga :  Lebih Mudah dengan Transaksi Digital

Namun, Rofiq turut menyoroti kemungkinan penyalahgunaan 3KO untuk melindungi pejabat atau pengusaha yang diduga melanggar aturan. Menurutnya, kolaborasi tidak semestinya menjadi jalan untuk menghindari ketentuan hukum.

Dalam telaahnya, ia menggunakan pertanyaan Latin cui bono?—siapa yang diuntungkan?—untuk menyoroti kepentingan di balik suatu tindakan. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai batas antara kerja sama dan potensi penyalahgunaan hubungan.  (Redho).

Baca Juga :  Cinta Sejati Tak Terpisahkan, Bojes dan Lia Resmi Menjadi Pasangan Suami Istri
FAKTA BICARA • RAKYAT MENILAI Kategori