Bojonegoro, InsertRakyat.com — Sat Reskrim Polres Bojonegoro usut biang kerok [penyebab] Kebakaran yang melanda kantor dan gudang PT Jaya Etika Beton di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun di gudang terdapat BBM yang ikut terbakar, BBM ini dicurigai bersumber dari sektor ilegal dan menjadi penyebab utama kejadian tersebut. Senin, (12/1/2026).
“Penyebab sementara konsleting listrik, tapi kobaran cepat membesar karena tandon solar tumpah dan menyambar material lain, namun soal BBM, tetap diselidiki lebih lanjut” ujar, Kanit Reskrim Polsek Balen, Aiptu Sutarno.
Sementara itu, warga setempat melaporkan percikan mesin potong besi ikut mempercepat penyebaran api setelah menyambar sejumlah tandon berisi BBM jenis solar.
“Percikan dari mesin potong besi menyambar tandon solar, api langsung tumpah dan membesar,” kata SPW, warga sekitar.
Kapolsek Balen, Iptu Sri Windiarto, SH, menambahkan bahwa polisi masih menelusuri dokumen pengadaan BBM, termasuk Delivery Order dari Pertamina, untuk menilai legalitas penggunaan solar subsidi.
“Polisi kini menelusuri dokumen pengadaan BBM, termasuk Delivery Order dari Pertamina, untuk menilai legalitas penggunaan solar subsidi,” ucapnya.
Gudang BBM berada di lahan sewa warga dan digunakan untuk operasional proyek rehabilitasi irigasi Kali Pacal.
Tidak ada korban jiwa, meskipun api menghanguskan 12 tandon solar, puluhan sak semen, genset, dan ratusan batang besi, dengan kerugian sekitar Rp400 juta. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa, lalu. Kini berjalan sepekan setelah kejadian itu, polisi masih melacak bau BBM subsidi di sana.
Penulis: Redho Fitriyadi. | Editor: Mhd Iqbal.





















