MEDAN, INSERTRAKYAT.COM,– Tim Unit Reskrim Polsek Sunggal menembak lima begal saat hendak melawan dan melarikan diri.

Penembakan 9 Betis  berlangsung menyusul tujuh orang yang berhasil dibekuk. Mereka merupakan komplotan begal sadis dan penadah hasil kejahatan. Penangkapan berlangsung di sejumlah lokasi pada Ahad, 23 November.

“Tujuh (7) pelaku yang berhasil diamankan, inisial VRM, AJW, JF, CP, M, AF, DP, dan penadah Heri Baskoro,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, pada Senin, 1 Desember, siang hari.

“Para pelaku terancam kurungan penjara satu hingga maksimal 12 tahun (Pasal 365 KUHP),” tegas Bambang.

Bambang menjelaskan, para pelaku telah beraksi di 24 lokasi dalam wilayah Sunggal, Medan, dan sekitarnya. Saat beraksi, para pelaku sangat sadis.

Komplotan ini melancarkan aksinya dengan menggunakan senjata tajam. Mereka memepet korban menggunakan sepeda motor saat kondisi jalan sedang sepi. Pelaku kemudian merampas motor dan barang berharga milik korban.

“Komplotan begal ini beraksi di 24 lokasi. Sejak Januari 2025, sedikitnya sembilan laporan masyarakat diterima. Banyak korbannya mengalami luka senjata tajam,” urai Bambang.

Kronologi

Secara visual, Kompol Bambang mengemukakan bahwa pengungkapan kasus ini berhasil setelah Tim Reskrim melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi keberadaan para pelaku.

Awal mula keberadaan VRM diketahui di Jalan Gatot Subroto, Medan Sunggal. Penangkapan VRM kemudian membuka identitas pelaku lain. Singkat waktu, pengembangan dilakukan di sejumlah lokasi untuk menangkap para pelaku lainnya.

Setelah berhasil diamankan, keterangan para pelaku mengarahkan petugas kepada terduga penadah bernama Heri Baskoro, yang juga berhasil diamankan.

“Lima pelaku diberi tindakan tegas terukur karena mencoba melawan dan melarikan diri saat proses pengembangan dan penangkapan berlangsung,” tegasnya.

Rangkaian pengungkapan kasus ini, sebut Bambang, merupakan jawaban atas keresahan warga terkait maraknya aksi begal di wilayah hukum Polsek Sunggal.

Para pelaku telah diamankan bersama sebagian barang bukti. Perburuan pelaku lain masih dilakukan. Warga juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan.

 Ikuti Berita Insertrakyat.com