SINJAI, INSERTRAKYAT.com — Inti daya saing pembinaan di lingkungan pemasyarakatan pada era kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui panduan Kanwil Sulawesi Selatan, terus menunjukkan peningkatan signifikan di Kabupaten Sinjai. Pembinaan tidak lagi sebatas program formal, melainkan telah bergerak ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Sinjai.

Produk olahan bernilai produktif ditampilkan dalam sebuah kegiatan kunjungan mitra kerja. Berbagai olahan makanan seperti peyek dan keripik pisang dengan label camilan “Gurih” diproduksi secara berkelanjutan dengan melibatkan langsung warga binaan. Produk tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi, didukung bahan baku yang mudah diakses di wilayah Sinjai.

Produk UMKM ini menjadi bagian dari implementasi program kemandirian yang terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Di ruang publik, capaian tersebut mendapat perhatian serius, termasuk dari kalangan legislatif dan organisasi kemasyarakatan.

Rutan Sinjai kemudian menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Cabang Perempuan Indonesia Maju (PIM) dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sinjai. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah, bersama Ketua DPC PIM dan BKMT Kabupaten Sinjai, Mas Ati, pada akhir Senin akin bulan Maret.

Melalui kerja sama ini, DPC PIM berfokus pada penguatan pembinaan kemandirian, khususnya pelatihan kerajinan tangan dan pengembangan UMKM bagi warga binaan. Sementara BKMT mengambil peran dalam memperkuat pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan, pembinaan akhlak, serta penguatan mental dan spiritual.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Rusmiati Rustam, bersama rombongan DPC PIM dan BKMT. Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau langsung program UMKM Rutan Sinjai, termasuk hasil kerajinan tangan serta proses produksi peyek dan keripik pisang yang telah berjalan.

“Keluarga besar Rutan mengucapkan terima kasih kepada DPC PIM dan BKMT Kabupaten Sinjai atas sinergi dan dukungan yang diberikan. Kerja sama ini tentu sangat membantu dalam memperkuat program pembinaan warga binaan, baik dari sisi keterampilan, kemandirian, maupun pembinaan mental dan spiritual,” ujar Darman Syah.

Sementara itu, Mas Ati menyampaikan apresiasi atas program pembinaan yang telah berjalan dan menegaskan komitmen untuk berkontribusi aktif.

“Kami ingin hadir memberi manfaat. Untuk PIM, kami fokus membantu keterampilan dan hasil karya warga binaan agar lebih berkembang. Sementara BKMT akan menguatkan sisi rohani dan pembinaan akhlaknya. Harapannya, mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Kolaborasi ini menegaskan arah pembinaan di Rutan Sinjai yang tidak hanya berfokus pada aspek internal, tetapi juga pada peningkatan produktivitas serta kesiapan warga binaan dalam menghadapi kehidupan sosial setelah menjalani masa pidana, sebagaimana tertuang dalam keterangan pers resmi Humas Rutan sejak Senin. (Adv)

⚡ WhatsApp Insertrakyat

Informasi, komunitas & layanan pembaca

GRUP WHATSAPP
▶ Gabung Grup Diskusi
SALURAN WHATSAPP
▶ Ikuti Saluran Resmi
KONTAK ADMIN
▶ Hubungi Admin
● ONLINE • 0813-5481-214