Sangat “meneduhkan” tutur kata, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kolaka, Dedi Swandi, S.Pd., M.Si pagi tadi.
Ketika berbicara dengan InsertRakyat.com, beliau menuturkan, “dalam pandangan pendidikan yang luhur, sekolah adalah tempat menimba ilmu pengetahuan dan menuntun tumbuhnya budi pekerti bagi generasi bangsa.”

Pendidikan harus menghidupkan jiwa, menumbuhkan iman, dan membimbing manusia muda agar menjadi pribadi yang berguna bagi diri dan masyarakat“, ulang orang nomor Satu di SMK 1 Kolaka ini, pada Selasa (10/3/2026).

Berbicara mengenai esensial dunia pendidikan khusus di lingkungan SMK Negeri 1 Kolaka, di sini tak ketinggalan menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat sebagai bagian dari aktivitas belajar dan mengajar pada bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

BACA JUGA :  SMK Negeri 1 Kolaka Gelar Aksi Sosial Ramadhan, Bagikan Sembako dan Takjil

Kegiatan yang berlangsung pada 5 hingga 7 Maret 2026, imbuh Dedi Swandi, dilaksanakan di Masjid Ar Rasyid, lingkungan SMK Negeri 1 Kolaka.

Eloknya lagi, seluruh siswa Muslim, para guru, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, sekolah menghadirkan ruang pembelajaran yang dipusatkan untuk memperkaya pengetahuan keagamaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai dasar pembentukan karakter,” jelas
Dedi Swandi.

Dedi bercerita, bahwa sebelumnya, dirinya yang membuka langsung kegiatan Pesantren Kilat di SMK Negeri 1 Kolaka. Menurutmya kegiatan keagamaan ini bertujuan untuk membentuk generasi yang beriman dan berakhlak. Selebihnya mencerdaskan pikiran, memelihara hati dan menumbuhkan kesadaran moral.

BACA JUGA :  SMK Negeri 1 Kolaka Gelar Aksi Sosial Ramadhan, Bagikan Sembako dan Takjil

Dilaksanakan “pesantren kilat” dengan harapan besar agar para siswa tumbuh menjadi generasi rabbani atau generasi yang memiliki keimanan kokoh, akhlak yang mulia, serta kecakapan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyebarkan kebaikan.

Kita berharap agar Siswa dan Siswi SMK Negeri 1 Kolaka mampu menjadi generasi yang kuat dalam iman dan akhlak, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi, seperti menebarkan konten-konten positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Apa yang diterangkan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kolaka ini kepada Insertarakyat.com adalah merupakan bagian dari salah satu materi utama yang dibawakan oleh H. Syaifuddin Mustaming , saat kegiatan pesantren kilat berlangsung, dengan tema “Mewujudkan Generasi Rabbani di Era Digitalisasi.”

BACA JUGA :  SMK Negeri 1 Kolaka Gelar Aksi Sosial Ramadhan, Bagikan Sembako dan Takjil

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran keislaman yang dirancang untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus menumbuhkan kesadaran moral di tengah perkembangan zaman.

Lengkapnya, Dedi Swandi menegaskan bahwa, pesantren kilat merupakan bagian dari ikhtiar pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan peserta didik. “[Sebab] sebagaimana hakikat pendidikan yang sejati, tugas sekolah adalah menuntun tumbuhnya segala potensi anak agar kelak mereka mampu hidup sebagai manusia yang bermartabat dan memberi manfaat bagi sesamanya,” tegasnya.

(Ibhar/Adv-InsertRakyat.com)

 Ikuti Berita Insertrakyat.com