ACEH TIMUR , INSERTRAKYAT.COM – Perumda Air Minum Tirta Peusada Kabupaten Aceh Timur memulai pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Instalasi Pengolahan Air IPA Cabang Lhoknibong sejak 20 Agustus 2026.

IPA dengan kapasitas 100 liter/detik itu akan menjalani perbaikan besar-besaran agar pelayanan air bersih ke depan bisa lebih maksimal.

Baca Juga :  Gagal Naik Pangkat, Bidan Farida Sebar Isu Pungli, Publik Minta Ditangani Tim Independen, BKPSDM Tanggapi

Direktur Tirta Peusada, Iskandar, menyatakan, selama proses rehabilitasi berlangsung, proses pengolahan dan pendistribusian air tidak dapat beroperasi secara maksimal.

“Efeknya akan terjadi mati-hidup pengolahan selama kurang lebih 2 bulan ke depan,” kata Iskandar kepada media ini. Kamis (20/8/2026).

Pekerjaan yang Dilaksanakan

Pekerjaan meliputi:

1. Perbaikan Intake, Sumber Air Baku

Baca Juga :  Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Hadir di Studio, Dukung Habibi Tampil di Panggung Aksi Indosiar

2. Penggantian Pipa dan Aksesoris

3. Perbaikan Bangunan Sipil

4. Perbaikan Unit-unit Pengolahan dan Bangunan Penunjang

7 Wilayah Terdampak

Pelanggan di wilayah berikut diimbau bersiap karena suplai air bisa terhenti sementara:

1. Madat
2. Pante Bidari
3. Sebagian Simpang Ulim
4. Julok
5. Bagok
6. Idi Cut
7. Idi Rayeuk (Kuta Lawah)

Baca Juga :  Catatan Tentang 30 Hari Muslim Ayub Melihat Dampak Bencana Banjir Provinsi Aceh

Tirta Peusada mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebagai persediaan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pelanggan,” imbuh Iskandar.

(MHD IQBAL). Saluran Whatsapp

Berita Terbaru