Jakarta, InsertRakyat.com — Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemendagri, Rabu (14/1/2026) di Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.

“Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 2/TPA Tahun 2026,” tulis Kepala Pusat Penerangan Kapuspen Kemendagri Benni Irwan dalam keterangannya yang diterima InsertRakyat.com.

Dalam pelantikan, melalui arahannya, Mendagri berharap agar para pejabat yang dilantik memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu menyerap dan menindaklanjuti arahan pimpinan dengan cepat.

BACA JUGA :  Muhammad Tito Karnavian Pimpin Rapat Verifikasi 52 Daerah Terdampak Bencana

Untuk itulah saya meminta yang di Kemendagri mau enggak mau harus didukung oleh orang-orang yang kompeten,” ujar Mendagri.

Mantan Kapolri itu juga mendorong para pejabat untuk inisiatif memanfaatkan kewenangan yang diberikan dan menekankan kecepatan dalam melaksanakan setiap tugas. Pergantian pejabat dinilai lumrah sebagai upaya menyegarkan organisasi dan memberi kesempatan merasakan pengalaman baru.

BACA JUGA :  Petugas Pemasyarakatan Tangguh Pegang Aturan Tegas: Inilah Tujuh Regulasi Penjaga Martabat Institusi

Mudah-mudahan semua bisa membantu saya,” jelas Mendagri.

Mendagri menambahkan bahwa ia memantau kinerja jajarannya untuk memastikan posisi strategis hanya diisi oleh pejabat yang inovatif. Kesempatan bagi pejabat berprestasi untuk naik kelas juga terbuka luas.

Pejabat yang dilantik adalah Akmal Malik, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Cheka Virgowansyah, Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) dan Bahtiar, Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan

BACA JUGA :  Kreativitas Kepala Daerah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas, Kata Mendagri

Pelantikan ini diharapkan memperkuat kinerja Kemendagri dalam mendukung program pemerintah pusat dan mempercepat koordinasi dengan pemerintah daerah.

BACA JUGA: Rekam Jejak Kepemimpinan AKBP Harry Azhar di Sinjai Berbasis Prima dan Nilai Kebangsaan