Banda Aceh, InsertRakyat.com — Geliat pemulihan ekonomi pasca bencana hidrometeorologi di Aceh melalui kolaborasi lintas sektor, kata Nurchalis SP, Ketua Fraksi NasDem DPRA sangat ” penting “.
Nurchalis menegaskan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak banjir dan longsor harus menjadi prioritas, sembari membangun sinergi bersama pengusaha yang tergabung di ISMI MPW Aceh.
“Pemulihan ekonomi tidak cukup hanya lewat bantuan sosial dan rehabilitasi infrastruktur. Diperlukan strategi yang menggerakkan sektor riil dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat agar pertumbuhan ekonomi pasca bencana tetap stabil dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat terdampak.
Sebelum bencana, kondisi ekonomi Aceh sudah berada dalam tekanan. Banjir dan longsor memperparah kemiskinan serta memperlebar kesenjangan pemulihan kesejahteraan.
Namun Nurchalis menolak pesimisme dan mendorong pemanfaatan wilayah yang tidak terdampak sebagai motor penggerak ekonomi baru di Aceh.
Dalam konteks itu, peran ISMI Aceh strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekosistem usaha tangguh, inklusif, dan mendorong investasi lokal.
“Wilayah yang ekonominya berjalan harus terus didorong. Peran pengusaha, termasuk ISMI, penting menjaga denyut ekonomi tetap hidup,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan jalur transportasi di Barsela, yang menghubungkan Subulussalam hingga Pakpak Bharat, vital untuk distribusi barang namun kini rusak serius.
“Di Kedabuhan, Desa Jontor, jalan sangat memprihatinkan dan rawan kecelakaan. Padahal jalur ini urat nadi distribusi hasil produksi Aceh ke luar daerah,” jelasnya.
Nurchalis menekankan percepatan realisasi investasi yang sudah berizin tapi belum berjalan, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kepastian hukum bagi investor.
Kondisi fiskal yang menantang akan berdampak pada penurunan pendapatan negara dan transfer fiskal ke daerah, sehingga APBA harus diarahkan sebagai stimulus ekonomi.
Selain itu, pembenahan transportasi laut dan darat menjadi fokus penting. Pemerintah didorong mengaktifkan kembali pelabuhan potensial serta mengurai hambatan logistik.
Untuk itu Nurchalis berharap pemulihan ekonomi Aceh berjalan bertahap namun berkelanjutan, dengan fondasi lebih kuat, inklusif, dan merata bagi masyarakat.
“Adanya kolaborasi ini pemerintah, dunia usaha seperti ISMI, dan masyarakat, pemulihan ekonomi akan lebih sehat. Ini momentum kebangkitan, bukan sekadar pemulihan,” pungkasnya.
(Rifqi). Dapatkan berita penting -Follow whatsapp channel


















