Sinjai, InsertRakyat.com, – Mulai disadari Masyarakat soal Kelangkaan dan harga LPG 3 kilogram. Inilah yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sejak beberapa pekan terakhir.

Harga di tingkat pengecer melonjak jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Di Kecamatan Sinjai Selatan, harga gas melon dilaporkan mencapai Rp23 ribu per tabung. Sementara di Kecamatan Tellulimpoe, harga bahkan menembus Rp25 ribu per tabung.

Persisnya pengecer mengaku pasokan LPG 3 kg sangat terbatas. Seorang pengecer di Sinjai Selatan mengatakan sulit mendapatkan pasokan. “Iye, (Iya), barangnya susah didapat, jadi harga ikut naik,” ujarnya. Selasa (7/4/2026).

Kelangkaan ini berdampak langsung pada masyarakat, terutama rumah tangga kecil yang menjadi sasaran utama subsidi.

Nur Laela, warga Tellulimpoe, bilang dirinya sangat terdampak. “Saya kesulitan mendapatkan gas sesuai HET. Terpaksa kembali pakai kayu bakar untuk memasak beberapa hari terakhir,” benernya seperti dicatat InsertRakyat.com, Kamis (9/4).

Kondisi tersebut memicu keresahan warga.
Selain barang sulit diperoleh, lonjakan harga dinilai semakin membebani masyarakat. Warga kota inilah Id (34) menyebutkan bahwa sepanjang hari mencari tabung gas. “Tadi seharian baru dapat, itupun harga sudah mulai naik, dari biasanya,” tuturnya saat ditemui Kamis Malam.

Muncul pula spekulasi terkait proyek gizi raksasa. Informasi yang diterima menyebut proyek itu diduga menggunakan tabung LPG 3 kg, namun sumber yang berbicara belum membocorkan data unik lebih lanjut. “Telusuri, kecurigaan ada begitu,” beber inisial Ak, ditempat terpisah, Kamis (9/5).

Tak kalah penting untuk diketahui, pernyataan AK ini belum dapat disimpulkan Independen. Sebab pihak yang dituding masih samar – samar dan InsertRakyat.com masih melakukan Investigasi, hingga sejumlah pihak masih diupayakan secepatnya dikonfirmasi kembali.

Publik-pun tak ketingalan Gombal Menteri ESDM Bahlil, agar menjelaskan mengapa harga tabung meledak di Sinjai?.

(Tim-Su/M.S/Za). Follow berita penting dan menarik (whatsapp channel)

💬 Laporkan ke Redaksi