Sinjai, InsertRakyat.com  — Pemerintah Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur siang tadi menyerahkan langsung 15 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Warga. “Gembira.”

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Tongke-Tongke. Program ini melindungi pekerja sektor informal dan berisiko tinggi.

Sekretaris Desa Tongke-Tongke, Akbar, menjelaskan manfaat program bagi pekerja sangat relevan. Menurutnya, penerima Kartu BPJS merupakan warga pekerja rentan, contohnya nelayan.

“Warga mendapat Jaminan (BPJS,-red), karena kartu yang dimiliki. Ini dapat menjamin pekerja dalam menjalankan aktivitas termasuk risiko kecelakaan dan atau kematian,” kata Akbar kepada kutu Berita Insertrakyat.com, Kamis, (9/4/2026).

Kepala Desa Tongke-Tongke, Sirajuddin, menambahkan wujud pemberian  perlindungan terhadap masyarakat merupakan hal ihwal visi – Misi pemerintah.

Kebermanfaatan program ini menyentuh nelayan, petani, buruh harian, dan pekerja informal yang belum terjangkau jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemdes aktif melakukan pendataan, sosialisasi, serta memfasilitasi pendaftaran peserta BPJS.

“Kami terus berupaya memperluas perlindungan bagi warga yang bekerja di sektor informal,” melaui pemenuhan Jaminan BPJS ketenagakerjaan,” ujar Sirajuddin.

Ia menegaskan tujuan program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meringankan beban ekonomi keluarga.

“Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan saat bekerja karena jaminan ini sudah tersedia,” tegasnya.

Penyerahan 15 kartu dilakukan langsung oleh pemerintah desa, dihadiri Kepala Desa, Pendamping TKSK, Babinsa, dan beberapa kepala dusun.

Program ini menjadi contoh bagi desa lain dalam melindungi pekerja rentan di wilayahnya.

Sebelumnya, Pemkab Sinjai bersama BPJS Ketenagakerjaan membahas pemanfaatan kas desa untuk jaminan sosial ketenagakerjaan, Jumat 6 Maret 2026.

Forum monitoring dan evaluasi Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Sinjai dilaksanakan di Makassar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menyatakan strategi pemerintah daerah memperluas cakupan perlindungan pekerja.

“Pemerintah daerah akan terus memperluas cakupan perlindungan pekerja melalui berbagai strategi,” ujar Andi Jefrianto Asapa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana, menambahkan dukungan Dinas PMD memperkuat Universal Coverage Jamsostek.

“Dukungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sinjai memperkuat cakupan Universal Coverage Jamsostek di desa,” jelas Sujana.

Data kata dia, perangkat desa, RT/RW, dan pekerja desa telah terdaftar. Sebagian juga mengikuti program Jaminan Pensiun.

Forum membahas rencana pembentukan Perisai Pemerintah Daerah dan Desa Kabupaten Sinjai untuk memperluas layanan BPJS.

Pemerintah daerah mendorong pemanfaatan dana desa agar perlindungan pekerja rentan lebih optimal.

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Sinjai mulai gencar sosialisasi program melalui desa, serta pengawasan kepatuhan pemberi kerja mendaftarkan pekerjanya.

Upaya ini diharapkan memperluas cakupan perlindungan pekerja di seluruh Kabupaten Sinjai.

Kendati demikian, baik kegiatan di Tongke-Tongke dan Makassar tersebut berjalan dengan lancar.

Pemerintah juga membuka ruang partisipasi warga dalam memberikan saran dan kritik.

Sejauh ini pemerintah tidak mengalami kendala dalam program tersebut.

Puncaknya, mulai terlihat di Desa Tongke-Tongke siang tadi. 15 Warga penerima Kartu BPJS ketenagakerjaan — gembira.

Follow/Berita penting dan menarik melalui whatsapp channel 

💬 Laporkan ke Redaksi