JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM — Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN Kemendagri, TR Fahsul Falah, yang juga menjabat Ketua Tim Asistensi Percepatan Pendaftaran Investor Pembangunan SPPG Daerah Terpencil Provinsi Aceh, memaparkan progres pendataan dan fasilitasi investor Sekolah Pengelola Program Gizi (SPPG) di Aceh, usai menggelar kegiatan rapat bersama Pemprov Aceh, pada Senin, 27 Oktober 2025.

Lengkapnya, siang tadi, TR Fahsul Falah memimpin rapat pra-konfirmasi data investor, dihadiri Wakil Kepala Regional BGN Aceh, koordinator wilayah, dan satgas Pemda Kabupaten/Kota di daerah terpencil Aceh.

BACA JUGA :  Kemendagri Bakal Gelar Forum Diskusi Aktual Bahas Strategi Implementasi WBE Perbaikan Gizi Nasional, BSKDB Harap Kesiapan Pemda

“Rapat ini membahas strategi dan kendala yang dihadapi satgas dalam menarik investor SPPG,” ungkap TR Fahsul Falah.

Ia merinci sejumlah aspek penting yang menjadi fokus agenda tersebut:

Poin PermasalahanPenjelasan
Akses Distribusi MBGDistribusi makanan bagi peserta didik terkendala jarak jauh dan akses sulit. Risiko makanan basi meningkat.
Kondisi Lokasi SPPG di Wilayah KepulauanBeberapa SPPG berada di wilayah kepulauan dengan keterbatasan listrik dan air bersih. Pemindahan dekat pelabuhan disarankan.
Kendala Pendaftaran Investor (Yayasan)Investor berbentuk yayasan tidak dapat mendaftar di platform we.survey.id karena kategori “yayasan” belum tersedia.
Kelengkapan Administrasi InvestorBeberapa calon investor tertarik namun persyaratan administrasi belum lengkap.
Pembatasan Pendaftaran Investor per LokasiSistem we.survey.id hanya mengizinkan satu investor per lokasi, sementara beberapa investor berminat di lokasi sama.
Penambahan Calon Investor PotensialTerdapat tambahan 59 calon investor: Aceh Selatan: 1, Aceh Tenggara: 1, Bener Meriah: 3, Aceh Singkil: 6, Pidie Jaya: 2, Gayo Lues: 2, Aceh Tengah: 12, Aceh Utara: 32.
Agenda SelanjutnyaPertemuan luring di kantor Gubernur Aceh untuk menindaklanjuti temuan awal dan asistensi pendaftaran calon investor.
BACA JUGA :  Potret TR Fahsul Falah & Inilah Wastewater-Based Epidemiology Bisa Deteksi Stunting dan Antimikroba Resisten

TR Fahsul Falah menegaskan, langkah-langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses investasi SPPG di Aceh. “Ini tujuannya untuk mendukung distribusi gizi peserta didik secara optimal,” pungkasnya.

(Agy).