ACEH UTARA, INSERTRAKYAT.COM — Rencana pembangunan instalasi Air Siap Minum (Arsinum) di Kabupaten Aceh Utara memasuki tahap verifikasi lokasi. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendampingi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memeriksa kesiapan calon lokasi di Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Rabu (14/10/2026).

Verifikasi tersebut mencakup status lahan, ketersediaan dan kualitas sumber air, kebutuhan fondasi, serta pasokan listrik. Pemeriksaan berlangsung setelah koordinasi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara.

Baca Juga :  Gempa M 4,4 Guncang Luwu Timur, Warga Diminta Waspada

Peneliti Ahli Muda BRIN Iif Miftahul Ihsan menjelaskan, instalasi yang direncanakan merupakan tipe stasioner dengan kapasitas pengolahan hingga 10.000 liter per hari. Kebutuhan daya listrik diperkirakan mencapai 15 kilowatt.

“Tujuan kami ke sini adalah untuk verifikasi lokasi. Apakah memang lokasi tersebut layak untuk memperoleh Arsinum ini,” ujar Miftahul.

Baca Juga :  Posko Kesehatan LDII Dibuka di Muktamar NU

Kepastian legalitas lahan menjadi salah satu aspek yang perlu dituntaskan sebelum pembangunan ditindaklanjuti. Kesiapan teknis juga perlu dipastikan agar fasilitas dapat dibangun sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi.

Wakil Ketua Koordinator Wilayah Aceh I Satgas PRR Uus Rohimat menekankan pentingnya memastikan manfaat instalasi menjangkau masyarakat. Persiapan juga perlu mencakup operator, kelembagaan pengelola, serta pembiayaan operasional dan pemeliharaan.

Baca Juga :  Apa Itu Dirosa Yang Digelar Polwan Polres Soppeng?

Hasil verifikasi akan menjadi bahan penilaian kelayakan lokasi dan penentuan langkah selanjutnya. Pembangunan belum dapat dipastikan hanya dari hasil pemeriksaan awal; kesiapan lahan, sumber air, infrastruktur pendukung, dan pengelolaan tetap perlu ditindaklanjuti.

(Mhd Iqbal).

Berita Terbaru