Aceh Utara, — Ribuan jamaah memadati Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda, Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, demi memperingati haul ke-5 almarhum ulama karismatik Aceh, Tgk. H. Mustafa bin Ahmad, atau Abu Paloh Gadeng.
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, akrab disapa Mualem meberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa almarhum dalam membina umat. “Abu Paloh Gadeng meninggalkan ilmu, santri, akhlak, dan semangat perjuangan untuk kemajuan umat. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk cinta dan penghormatan,” ujar Mualem.
Menurut Gubernur, Abu Paloh Gadeng memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter generasi muda Aceh melalui pendidikan dayah dan dakwah yang menekankan keikhlasan, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial. Sosoknya istiqamah, membimbing umat dengan ilmu dan keteladanan, sehingga generasi muda memiliki akhlak dan adab.
Mualem menegaskan peran vital dayah dan ulama dalam menjaga moralitas masyarakat di tengah arus modernisasi. Pemerintah Aceh berkomitmen memperkuat dukungan bagi dayah sebagai benteng ilmu dan akhlak.
“Dayah adalah akar peradaban Aceh. Pemerintah akan memastikan dayah di seluruh Aceh mendapatkan perhatian sesuai amanah UUPA,” tegasnya.
Abu Paloh Gadeng wafat pada 16 Desember 2020. Sejak itu, masyarakat, santri, ulama, dan pemangku kepentingan dari berbagai daerah Aceh rutin memperingati haul, sebagai penghormatan atas jasanya dalam pendidikan dan dakwah Islam.
Berikan dukungan anda dengan mengikuti berita terupdate melalui jejaring media sosial INSERTRAKYAT.com (Tersedia) ⤵️





















