JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM – Penguatan industri pertahanan dalam negeri dan pemanfaatan riset untuk hilirisasi pertanian menjadi fokus kerja yang disampaikan dua wakil menteri Kabinet Merah Putih seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 15 Oktober.

Wakil Menteri Pertahanan Richard Taruli Horja Tampubolon dan Yusuf Jauhari memaparkan pembagian tugas di sektor pertahanan. Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyoroti penerapan hasil riset perguruan tinggi untuk mendukung swasembada dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Baca Juga :  Perjuangan Cinta di Pelabuhan Majene Berujung Pernikahan

Richard menjelaskan, tugas Wakil Menteri Pertahanan terbagi dalam bidang strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan serta industri dan logistik pertahanan. Pembagian tersebut menjadi dasar koordinasi keduanya dalam membantu Menteri Pertahanan.

“Intinya kalau di Wamenhan I itu bagaimana strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau (Yusuf) industri dan logistik pertahanan,” ujar Richard.

Yusuf menempatkan penguatan industri pertahanan nasional sebagai bagian dari upaya menopang kebutuhan TNI. Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi dan diversifikasi kerja sama pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk memperkuat dukungan logistik pertahanan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kunjungi Karawang, Panen Raya Padi

Menurut Yusuf, keterlibatan industri dalam negeri diharapkan memberi manfaat bagi sektor pertahanan sekaligus aktivitas ekonomi nasional. Pengelolaan logistik, katanya, tetap memerlukan perhatian karena melibatkan kebutuhan dan sistem pengadaan yang kompleks.

Di bidang pertanian, Alim Setiawan Slamet menyampaikan harapan agar hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dapat diterapkan untuk mendukung program swasembada dan hilirisasi. Penerapan tersebut diarahkan pada peningkatan nilai tambah produk pertanian.

Baca Juga :  Aprial Ginting Ambil Alih Sterring Politik PAN Siantar, Era Baru Dimulai 2025–2030

“Harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi terutama untuk meningkatkan nilai tambah,” kata Alim.

Pernyataan ketiga wakil menteri itu menggambarkan fokus kerja pada penguatan industri dan logistik pertahanan serta pemanfaatan inovasi di sektor pertanian. Hasil pelaksanaannya akan ditentukan oleh program konkret dan langkah lanjutan di masing-masing kementerian.

Jurnalis: Redho Fitri yadi
Editor: Supriadi Buraerah

FAKTA BICARA • RAKYAT MENILAI Kategori
InsertRakyat.com
HEADLINE NEWS
Memuat berita terbaru…
Fakta Bicara, Rakyat Menilai Semua berita ↗