JAKARTA, INSERTRAKYAT.com– Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diingatkan untuk siap menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi pasokan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional.
Kondisi tersebut juga terkait dengan wacana penerapan Work From Anywhere (WFA) oleh pemerintah, yang akan diumumkan resmi. Pengalaman Working From Home (WFH) saat pandemi Covid – 19 (Corona) menjadi referensi penting bagi ASN untuk menyesuaikan pola kerja dan menjaga produktivitas di tengah perubahan global. Tinggal menghitung waktu, pemerintah Indonesia akan menerapkan kebijakan WFA tersebut. Untuk itu Mendagri memberi semangat kepada para ASN.
“Tinggal rekan-rekan berpikir, jangan hanya memikirkan apa yang diberikan organisasi. Tapi pikirkan apa yang bisa diberikan kepada organisasi. Kita semua mencari nafkah dan posisi yang layak,” tegas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat memberikan amanat pada halalbihalal di Plaza Gedung A, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Mendagri menekankan, pasca-libur Idulfitri 1447 Hijriah, ASN harus kembali ke ritme kerja penuh semangat. Pelayanan publik dan dukungan terhadap program prioritas pemerintah harus berjalan tanpa jeda, meskipun momentum Lebaran baru saja usai. Pegawai diharapkan memanfaatkan energi baru pasca-libur untuk menghadapi tugas-tugas penting ke depan.
Mendagri mengapresiasi pegawai yang tetap aktif melayani publik selama libur, sementara kepala daerah diminta tetap siaga dan dilarang bepergian ke luar negeri sejak satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Lebaran. “Bagi yang sudah melaksanakan libur panjang, anggap saja sebagai recharge baterai agar lebih segar menghadapi tugas panjang ke depan,” ujarnya.
ASN juga, sebut Tito, harus mendukung program prioritas pemerintah, termasuk pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, penanganan sampah, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, program tiga juta rumah, serta pemulihan pascabencana di Sumatera. Mendagri pun membagikan pengalamannya meninjau daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara sebagai pembelajaran bagi ASN dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Acara diakhiri dengan Mendagri dan Ketua TP PKK Tri Tito Karnavian bersalaman dengan para ASN. Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, Akhmad Wiyagus, Sekjen Tomsi Tohir, serta pejabat tinggi madya dan pratama Kemendagri dan BNPP.
Dapatkan berita terbaru dan menarik melalui whatsapp INSERTRAKYAT.COM














