MAKASSAR, INSERTRAKYAT.com – Penanganan penyakit kanker kini memasuki babak baru. Senin, (15/9/2025).

Metode konvensional seperti kemoterapi, operasi, dan radioterapi mulai dilengkapi teknologi modern berbasis Minimal Invasive Therapy.

Terobosan ini dipaparkan dalam seminar kesehatan yang digelar Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM) Nusantara.

Kegiatan ini juga melibatkan St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou

Murut keterangan yang diperoleh Insertrakyat.com, kegiatan itu dilaksanakan pada Minggu (14/9/2025) malam di Golden Suki Restoran, kota Makassar.

Kegiatan bertema “End Cancer With Minimal Invasive Therapy” dihadiri sekitar 100 peserta dari kalangan anggota P2TM dan masyarakat umum.

Hadir sebagai pembicara, dr. Johnsen Mailoa, SpOg, serta Jacky Chow dari St. Stamford IM.

Acara berlangsung hangat dengan sesi presentasi, makan malam bersama, penyerahan piagam, hingga doorprize.

Dalam paparannya, dr. Johnsen menjelaskan kanker timbul akibat pertumbuhan sel tidak terkendali.

Faktor penyebabnya bisa genetik, gaya hidup, infeksi, maupun lingkungan.

Menurutnya, kini tersedia teknologi baru seperti Nanoknife, Cryosurgery, dan Terapi Target, yang lebih presisi dibanding metode lama.

Teknik Nanoknife dengan Irreversible Electroporation (IRE) menjadi salah satu unggulan.

Metode ini menghancurkan jaringan kanker secara presisi dengan minim risiko.

“Keunggulannya adalah pemulihan cepat dan minim invasif. Meski biayanya cukup tinggi, efektivitasnya lebih menjanjikan,” ujar dr. Johnsen.

Perwakilan St. Stamford IM, Jacky Chow, mengapresiasi kerjasama dengan P2TM Makassar.

Jacky Chow lalu menegaskan tujuan seminar ini untuk memperkenalkan layanan pengobatan kanker dengan teknologi terbaru yang tersedia di Guangzhou, Tiongkok.

Testimoni juga disampaikan oleh Lukman H (73), penyintas kanker tenggorokan.

Dia bercerita sempat menjalani kemoterapi di Malaysia namun kondisinya drop.

Setelah beralih ke St. Stamford Guangzhou, ia mendapat perawatan dengan teknik modern hingga tumornya mengecil dan dinyatakan sembuh total.

St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou sendiri berdiri sejak 2005.

Baiknya lagi telah menjadi rumah sakit kanker internasional. Ini pertama hasil kerjasama Tiongkok–Singapura.

Berlokasi di Distrik Tianhe, Guangzhou, rumah sakit ini memiliki 300 tempat tidur, ratusan dokter, serta fasilitas teknologi medis canggih.

Pelayanan [Mereka] mengedepankan sistem diagnosis Multidisiplin MDT dengan teknologi Minimal Invasif terintegrasi. Kini telah membantu puluhan ribu pasien di seluruh dunia.


Penulis: Nuraeni .

 

 Ikuti Berita Insertrakyat.com