SINJAI – Warga dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (25/03/2026). Massa memprotes kerusakan jalan di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, yang dinilai belum mendapat perbaikan.
Massa memulai aksi pada siang hari. Massa menyampaikan tuntutan melalui orasi secara bergantian. Massa juga membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah daerah.
Peserta aksi menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai terabaikan. Salah satu orator, Israil, menyatakan jalan di wilayahnya tidak pernah diperbaiki.
“Jalan di Dusun Tonrong tidak pernah diperbaiki,” ujar Israil.
Ia menjelaskan kerusakan jalan berdampak pada aktivitas masyarakat. Warga mengalami kesulitan dalam distribusi hasil panen. Mobilitas masyarakat menjadi terbatas dan kondisi ekonomi ikut terdampak.
Peserta aksi lain, Ipung, menilai pembangunan daerah masih terfokus di wilayah perkotaan. Ia menyebut wilayah pedesaan belum mendapatkan perhatian yang merata.
“Wilayah tersebut masih bagian dari Kabupaten Sinjai dan akses jalannya sangat vital bagi masyarakat,” kata Ipung.
Massa juga menyoroti visi dan misi Bupati Sinjai terkait pemerataan pembangunan. Massa menilai realisasi di lapangan belum sesuai dengan komitmen tersebut.
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah foto anggota DPRD daerah pemilihan Sinjai Barat. Massa mencoret foto-foto tersebut dengan tanda silang sebagai bentuk protes terhadap kinerja wakil rakyat yang dinilai tidak memperjuangkan perbaikan infrastruktur.
Aksi sempat memanas saat mahasiswa berupaya menemui Bupati Sinjai di dalam rumah jabatan. Aparat kepolisian yang berjaga di pintu gerbang menghalau massa sehingga terjadi ketegangan.
Massa kemudian menutup badan jalan di sekitar lokasi. Tindakan tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Aparat keamanan langsung melakukan pengamanan untuk mengurai kemacetan.
Dorong-dorongan antara massa dan aparat sempat terjadi. Namun, aparat bersama koordinator lapangan berhasil meredam situasi sehingga kondisi kembali kondusif.
Mahasiswa menegaskan tuntutan agar pemerintah daerah segera memperbaiki jalan di Dusun Tonrong. Mereka juga menyoroti kondisi jalan yang sempat viral di media sosial karena licin dan rusak parah.
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan langsung dari Polres Sinjai. Aparat memastikan kegiatan berlangsung aman meskipun sempat terjadi ketegangan.
Pantauan Insertrakyat.com di lokasi sekitar pukul 14.31 Wita menunjukkan aksi telah selesai. Massa membubarkan diri secara setelah menyampaikan tuntutan mereka.
Arus lalu lintas kembali normal.
(Su/Za).


