JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — Semangat silaturahmi di bulan suci Ramadan kembali menyatukan para alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar angkatan 1982 yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Dalam suasana hangat penuh keakraban, mereka berkumpul dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Oemah Resto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dr. H. Azhary Sirajuddin, M.Si, Ketua Dewan Pakar IKA SMANSA 82 Makassar, yang hadir bersama sang istri, Ny. Fakiha Fattah. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat kembali hubungan persahabatan para alumni yang telah terjalin sejak masa sekolah di Kota Makassar puluhan tahun lalu.
Menariknya, acara ini digelar hanya dua hari setelah kegiatan buka puasa bersama alumni SMANSA 82 Makassar yang berlangsung di Baruga Siamaseang, Kampus UIM Makassar. Meski dipisahkan oleh jarak ribuan kilometer dan lautan, semangat kebersamaan para alumni tetap terjaga.
Para alumni yang hadir berasal dari berbagai wilayah Jabodetabek—Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi—serta dari berbagai jurusan saat menempuh pendidikan di SMANSA Makassar, mulai dari IPA, IPS hingga Bahasa. Suasana penuh nostalgia pun terasa ketika mereka kembali mengenang masa-masa sekolah di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar.
Sembari menunggu azan magrib, Azhary Sirajuddin, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Ciptaniaga Mandiri Abadi (CMA) Jakarta, menyampaikan sambutan yang sarat pesan moral dan spiritual kepada para alumni.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan-rekannya yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, di fase usia saat ini, menjaga silaturahmi menjadi hal yang sangat penting sebagai bentuk syukur atas kesempatan hidup yang masih diberikan oleh Allah SWT.
“Teman-teman yang saya sayangi, terima kasih telah datang dari berbagai penjuru Jabodetabek. Di fase usia kita saat ini, mari kita manfaatkan waktu yang ada agar Allah SWT senantiasa memberkahi umur kita. Melalui momen seperti inilah kita bisa terus menjaga tali silaturahmi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Azhary juga mengingatkan bahwa tidak seharusnya ada sekat di antara sesama alumni. Ia menegaskan bahwa status sosial, jabatan, maupun latar belakang ekonomi bukanlah hal yang perlu dipertentangkan.
“Di hadapan Allah SWT kita semua sama. Karena itu jangan ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Lebih jauh, pria yang akrab disapa Om Ary tersebut mengajak para alumni yang memiliki kelebihan rezeki untuk memperbanyak sedekah, khususnya kepada sesama alumni yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum terbaik untuk berbagi dan menebarkan kebaikan agar kebahagiaan dapat dirasakan bersama.
Suasana semakin khidmat saat doa bersama dipanjatkan menjelang waktu berbuka puasa. Setelah itu, para alumni menikmati hidangan takjil dan santap malam bersama yang disajikan oleh pihak restoran.
Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan sesi foto bersama serta saling bertukar cerita yang memunculkan kembali kenangan masa sekolah.
Beberapa alumni yang tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Qanita, Said Sumang, Nasaruddin Siradz, Donald Loppies, dan Maryam Bachmid.
Pertemuan sederhana itu meninggalkan kesan mendalam bagi para alumni. Di tengah kesibukan hidup masing-masing, momen kebersamaan seperti ini menjadi pengingat bahwa persahabatan yang terjalin sejak masa sekolah tetap memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidup mereka.
Di penghujung acara, terselip harapan yang sama di hati para alumni: semoga kesehatan dan umur panjang masih diberikan sehingga mereka dapat kembali berkumpul dan merajut silaturahmi pada Ramadan di tahun-tahun mendatang.
Berikan dukungan anda kepada Insertrakyat.com dengan mengikuti berita terupdate melalui jejaring media sosial. (Tersedia–Saluran Whatsapp) ⤵️




















