SINJAI – Antrean panjang kendaraan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, pada Rabu (25/03/2026). Kondisi ini memicu keluhan masyarakat akibat sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dalam beberapa hari terakhir.

Warga mengaku kesulitan mendapatkan BBM sejak tiga hari terakhir. Warga menyebut antrean kendaraan mulai terjadi sejak Senin (23/03/2026) hingga Rabu pagi. Kondisi tersebut menyebabkan ratusan kendaraan memadati area SPBU.

Petugas SPBU melayani antrean kendaraan roda dua dan roda empat yang terus meningkat. Antrean kendaraan memanjang hingga keluar area SPBU dan meluas ke badan jalan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan di ruas jalan menuju Bulukumba.

BACA JUGA :  Menyoal BBM, KP FRI Sindir Pedas Polda Sulsel dan Kejari Sinjai, Persoalan Tambang Belum Tuntas!

Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan BBM. Warga menilai situasi ini semakin memburuk akibat meningkatnya jumlah pembelian BBM dalam jumlah besar.

Masyarakat juga mengaitkan kondisi tersebut dengan kekhawatiran berlebih terhadap isu global. Sebagian warga menduga situasi konflik internasional turut memicu kepanikan dalam pembelian BBM.

Seorang warga, inisial M, mengaku telah mengantre sejak pagi hari. Ia menyampaikan bahwa antrean terjadi setiap hari dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA :  Perang : Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu

“Saya sudah di sini sejak pukul 08.00 pagi. Setiap hari harus antre. Mungkin ini juga dampak isu perang luar negeri (Iran -Israel – Amerika), sehingga berdampak pada BBM,” ujarnya.

Ia juga menyoroti praktik pembelian BBM menggunakan jerigen. Ia menilai pembelian menggunakan jerigen memperparah antrean dan mengurangi kesempatan pengendara untuk mendapatkan BBM.

Ia berharap petugas dapat mengutamakan pengisian bagi kendaraan dibandingkan pembelian menggunakan jerigen. Ia menilai langkah tersebut dapat membantu mengurangi antrean panjang.

Warga lain menyampaikan harapan agar pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan BBM. Warga meminta pemerintah memastikan distribusi BBM berjalan lancar di seluruh wilayah.

BACA JUGA :  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tanggapi Polemik SPBU Langara Konkep Sultra: Perbaikan Sedang Berjalan

Selain itu, masyarakat meminta aparat terkait melakukan pengawasan terhadap praktik pembelian BBM dalam jumlah besar. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mencegah penimbunan dan menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat umum.

Anterian Kendaraan di SPBU Sinjai Timur

Kondisi antrean panjang ini menunjukkan perlunya penanganan cepat dan tepat. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengatasi permasalahan tersebut agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Kantor Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Kapolsek Sinjai Timur dan Tipiter Polres Sinjai masih diupayakan untuk dikonfirmasi. (Sup/Za).