PIDIE JAYA, —Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyalurkan bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diserahkan atas amanah Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri TR Fahsul Falah, mewakili Kepala BSKDN Dr. Yusharto Huntoyungo, kepada Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Posko Utama Penanganan Bencana yang berlokasi di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (15/3/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi sekaligus mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, serta kehidupan masyarakat di daerah terdampak.
Berdasarkan laporan kegiatan, truk bantuan dari pemerintah pusat tiba di Posko Bantuan Bencana Kabupaten Pidie Jaya sekitar pukul 17.00 WIB. Kedatangan bantuan tersebut disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan kemudian diawali dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga terdampak bencana.
Selanjutnya pada pukul 20.02 WIB dilakukan penyerahan bantuan Presiden Republik Indonesia secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam sambutannya, TR Fahsul Falah menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini berasal dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah. Bapak Presiden dan bapak Mendagri berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, menjelang hari raya idulfitri,” ujar TR Fahsul Falah.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kemendagri melalui Satgas Pemulihan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Aceh dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap.
Bantuan yang disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tersebut terdiri dari ribuan pakaian dan perlengkapan ibadah yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya.
Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya bersama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mulai hari Senin (16/3/2026).
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta Kementerian Dalam Negeri atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di daerahnya.
“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kemendagri, Kabinet Merah Putih, Pemerintah Aceh, serta seluruh pihak yang telah membantu masyarakat Pidie Jaya,” ujar Sibral Malasyi.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini masih dalam proses pemulihan setelah wilayah tersebut dilanda bencana banjir dan tanah longsor.
Warga Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Azhari, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Pidie Jaya.
Ia menilai bantuan yang diberikan menjelang Idul Fitri sangat membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka setelah dilanda banjir bandang dan tanah longsor.
“Bagi kami korban banjir, bantuan menyambut Idul Fitri sangat dinantikan. Kami sangat bahagia mendapat perhatian dari pemerintah pusat, apalagi bantuan langsung dari Pak Presiden,” ujar Azhari.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua MPU Pidie Jaya Abiya Anwar Usman, Pabung Kodim 0102/Pidie Jaya Kapten Ruslan, Asisten III Saiful, Plt Kadinsos P3A Azharyadi, Ketua BMK Tgk Zulkifli beserta anggota, serta sejumlah kepala SKPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan semangat kebersamaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Di tengah proses pemulihan tersebut, kehadiran bantuan pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.
(ag/za)




















